Mamuju Tengah, Katinting.com – Pasca penandatangan NHPD Anggaran Pilkada Mamuju Tengah Rp.15 Miliar, KPU Mamuju Tengah segera melakukan membuka penawaran kerjasama, tempat penitipan dan penampungan Dana Pilkada oleh sejumlah bank.
Dan berdasarkan penelitian oleh KPU, salah satu bank terpilih yang menjadi tempat penitipan dan penampungan anggaran Pilkada, memilih Bank Syariah Indonesia (BSI) berkantor di Mamuju, Sulawesi Barat.
Kepada laman ini, Ketua KPU Mamuju Tengah Alamsyah, malam tadi Selasa (26/12) menuturkan jika pertanggal 18 Desember lalu, telah melakukan penandatanganan kesepakatan antara KPU Mamuju Tengah dengan salah satu perbankan yang dipilih untuk penitipan dan penampungan dana Pilkada Mamuju Tengah 2024.
“Setelah melalui proses diskusi yang panjang, antara sejumlah perbankan, maka terpilihlah BSI, sebaga bank penampungan dan penitipan dana Pilkada Mamuju Tengah” tutur Alamsyah.
Baca juga: Pemkab Mamuju Tengah, Hanya Beri KPU Uang, Sebesar Rp.15 Miliar Selenggarakan Pilkada
Ia mengungkapkan pada prinsipnya, pelayanan semua bank yang mengajukan penawaran tempat titip dan penampungan dana Pilkada, adalah setara, namun kemudian mengapa pihak KPU Mamuju Tengah memilih BSI, itu sifatnya lebih teknis, yang tentu pada bank yang lain ditemukan tapi masih belum sesuai kebutuhan KPU.
“Jadi standar nilai cash flow di BSI ini lebih tinggi dari penawaran pada bank yang lain dan setara, sehingga kami akhirnya meletakkan dana Pilkada Mamuju Tengah di BSI” ungkap Alamsyah.
Karena BSI tidak punya cabang maupun unit di Mamuju Tengah, sehingga salah satu kesempatan dalam kerjasama ini, juga disepakati bahwa untuk penarikan dalam jumlah yang besar nantinya, BSI akan bersedia ke Mamuju Tengah membuka loket layanan.
“Itu menjadi bagian layanan yang disiapkan oleh BSI untuk KPU Mamuju Tengah nantinya” pungkas Alamsyah. (Fhatur Anjasmara)






