Mamuju, Katinting.com – Sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakilnya Mayor Jendral (Purn) Salim S Mengga (JSM) dalam memperkuat sinergi lintas sektor, Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, Asran Masdy, menghadiri kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Fakultas Kedokteran Universitas Sulawesi Barat (FK UNSULBAR).
Penandatanganan ini merupakan langkah lanjutan dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani pada tahun 2020, dan bertujuan untuk memperbarui serta memperluas ruang lingkup kerja sama strategis antara kedua belah pihak.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 19 Mei 2025, dalam forum Rapat Penyusunan Draf Nota Kesepahaman Bersama yang digelar di Ruang Rapat Biro Pemerintahan dan Kesra, serta disiarkan secara daring melalui platform Zoom.
Dalam sambutannya, Kadinkes Sulbar Asran Masdy menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini dan menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan di Sulbar.
“Kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai program kesehatan yang memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk penguatan kapasitas tenaga medis dan peningkatan layanan kesehatan berbasis riset,” ujar Asran.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan institusi pendidikan, khususnya Fakultas Kedokteran, sangat relevan dalam menjawab tantangan kesehatan daerah melalui pendekatan yang ilmiah, terukur, dan berkelanjutan.
Melalui PKS ini, diharapkan berbagai program lanjutan dapat segera diimplementasikan, mulai dari pengembangan sistem informasi kesehatan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, hingga pelaksanaan riset terapan yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Acara penandatanganan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dari perangkat daerah strategis, antara lain Kepala BPSDM Provinsi Sulbar, perwakilan dari Biro Hukum Setda Sulbar, serta undangan lainnya. (*)






