Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Jalan Sinabattta, Mulai Mendapatkan Perhatian

Kondisi terkini ruas Jalan Sinabatta – Tumbu, usai mendapatkan upaya perbaikan dan perawatan. (Mahfudz)

Mateng, Katinting.com – Ruas jalan penghubung antara Desa Tumbu dengan Desa Sinabatta, mulai mendapatkan perhatian oleh pemerintah, setelah beberapa lama dalam kondisi yang cukup memprihatinkan.

Ruas jalan yang panjangnya tidak kurang dari enam kilometer ini, awal pekan ini, mulai mendapatkan perhatian, dengan ditimbunnya sejumlah kubangan yang tampak disejumlah ruas jalan, yang dalamnya mencapai tidak kurang dari 40 centimeter.

Tentu dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini, memberikan harapan baik bagi warga yang berdomisili di Desa Sinabatta, Kecamatan Topoyo, karena ruas tersebut, adalah ruas satu satunya yang menjadi prasarana transportasi untuk mengakses wilayah Desa Sinabatta, dari ibukota kecamatan Topoyo.

Salah seorang warga Sinabatta, Usman, kepada Katinting.com, mengemukakan apresiasinya yang kepada pemerintah, atas upaya pemerintah memperhatikan apa yang menjadi keluhan warga selama ini, karena kondisinya memang selama ini cukup memprihatinkan, meskipun kita menggunakan roda dua, tetap juga kita prihatin.

“Terlebih kemudian pengguna roda empat, karena agak sulit memilah ruas mana lagi yang bisa digunakan, karena kubangan merata disana sini selama ini, yang kedalamannya tidak kurang dari 40 centimeter, tapi dengan dirawatnya, meski belum diaspal, ini sudah lebih dari cukup, asal tidak berkubang,” beber Usman, Rabu (07/10).

Ia mengatakan bahwa bagi masyarakat sepertinya, sangat memahami kemampuan keuangan daerah, sehingga bagi mereka, asal jalan tersebut disentuh dan diperhatikan, meskipun belum diaspal maka tak masalah asal tidak berlobang.
“Karena kalau jalan berlobang tentu memperlambat juga aksebility kami dalam mendistribusikan hasil hasil pertanian kami, jadi biar tidak diaspal kami tak mengapa, asal tidak berlobang dan berlumpur kala habis diguyur hujan,” kata Usman.

Warga lain, Ramlah, menuturkan bahwa upaya perbaikan dengan menimbung kubangan yang tampak selama ini, sangat diharapkan oleh warga sudah lama, menantikan ruas jalan diperbaiki, karena selain mengganggu jalur distribusi komoditas, juga menyulitkan akses untuk kepentingan warga yang lain.
” Yang pasti kami merasa sangat senang, meskipun kemudian belum ditingkatkan dengan aspal atau beton, tapi ini sudah cukup meringankan beban kami terkait aksebilitas,” singkat Ramlah.

(Mahfudz)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat