Katinting.com, Bontang – Program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Bontang Bebas Kuota, berhasil menembus babak final Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2025. Program ini lolos passing grade dengan nilai 85,00 dan kini masuk sebagai salah satu Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik tingkat nasional.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang, Anwar Sadat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh keberhasilan inovasi ini di ajang nasional.
“Bontang Bebas Kuota berhasil masuk final. Mohon support dan doa dari seluruh masyarakat Bontang. Ini menjadi momentum bersama untuk menunjukkan bahwa daerah kita mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya, Jum’at (1/8/2025).
Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Kementerian PANRB dan diikuti oleh berbagai kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD. Bontang Bebas Kuota menjadi satu dari sedikit program yang dinilai berhasil menjawab kebutuhan publik secara langsung dan berdampak luas.
Program ini memberikan akses internet gratis di berbagai titik layanan publik di Kota Bontang, seperti sekolah, fasilitas umum, dan rumah ibadah. Tujuannya adalah mendorong pemerataan akses informasi, meningkatkan produktivitas warga, dan mempercepat transformasi digital di daerah.
“Internet gratis itu bukan lagi mimpi. Di Bontang, sudah nyata. Lewat Bontang Bebas Kuota, kita ingin memastikan semua warga, dari pelajar hingga pelaku usaha, bisa terhubung dan berkembang,” lanjutnya.
Proses penilaian publik terhadap program ini dibuka mulai tanggal 1 hingga 5 Agustus 2025 melalui tautan resmi yang telah disediakan panitia. Pemkot Bontang mengajak seluruh warga untuk memberikan dukungan melalui partisipasi dalam voting.
Warga dapat memberikan penilaian dan dukungan langsung melalui tautan voting resmi: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdE1UmB2sgHq9figsFkv2t4WZUYOAsG099LS8azD0qri-N-AQ/viewform
Dengan slogan “Terkoneksi Tanpa Batas, Hidup Lebih Berkualitas!”, program ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Bontang dalam mewujudkan konsep Bontang Smart City, serta menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berbasis digital. (Re)






