Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gedung Lama PKM Salugatta, Disulap Jadi Tempat Karantina

Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni, bersama Sekkab Mamuju Tengah, Askary Anwar, Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Muhammad Zakiy, saat berada di PKM Salugatta. (Mahfudz)

Mateng, Katinting.com – Tak ingin kecolongan, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, bergerak cepat, menyiapkan tempat karantina bagi warga yang ditemukan positif hasil Rapid Tesnya.

Olehnya, pada Rabu (15/04), Pemkab Mamuju Tengah, lansung melakukan survey rencana tempat karantina, dan hasil survey lokasi, maka dipilihlah bangunan lama gedung PKM Salugatta, untuk disulap jadi tempat karantina bagi warga yang positif hasil Rapid Testnya.

Ditemui usai mendampingi Bupati, Sekertaris Kabupaten Mamuju Tengah, Askary Anwar, mengemukakan, bahwa dirinya baru saja dari Saluggatta, mendampingi Bupati, melihat lansung lokasi yang akan ditetapkan sebagai tempa karantina bagi warga positif hasil rapid testnya.

“Kami pilih bangunan lama, PKM Salugatta, karena memenuhi beberapa syarat untuk menjadi tempat karantina, khususnya dari segi keamanan,” sebut Askary.

Karenanya, telah memerintahkan kepada semua pihak, guna segera membenahi seluruh fasilitas yang ada disana, untuk digunakan mengkarantina pasien yang terdeteksi positif Rapid. Guna memudahkan petugas melakukan kontrol pada warga yang dikarantina.

“Jadi mulai dari persediaan air dan tempat tidur dan listeriknya, sudah kami perintahkan segera dibenahi, agar segera bisa digunakan mengkarantina warga yang 16 orang sudah menjalani pemeriksaan Rapid Test dinyatakan hasilnya reaktif pada pembacaan Rapid,” beber Askary.

Terpisah Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni, mengungkapkan dalam rangka penanganan secara maksimal, pada warga saat dikarantina, maka Pemkab akan memanfaatkan bangunan lama PKM Salugatta untuk tempat karantina.

“Jadi yang 16 orang positif hasil Rapid Test, akan kami karantina di PKM Sugatta, sembari menunggu hasil uji laboratorium pada sampel Swabnya, delam rangka memudahkan penanganan pada mereka, karena hasil Rapid Test ini belum bisa dikatakan orang Positif Covid-19, makanya kami karantinanya disini dulu,” singkat Aras.

(Mahfudz)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat