Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Dugaan Korupsi Pada Pembangunan Gedung Perpustakaan Mamuju Tengah Tak Digubris APH, HMI MPO BADKO Sulselbar Geruduk Kejati Sulbar

Mamuju, Katinting.com – Dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan gedung perpustakaan Mamuju Tengah, yang sejak tahun 2024 lalu, di ungkap sejumlah penggiat anti korupsi di Sulbar, hingga saat ini, tidak mendapatkan perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Untuk itu, keresahan publik kemudian di ejawantahkan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO BADKO Sulselbar, Koordinator Wilayah Sulawesi Barat (Korwil Sulbar), dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat, Senin (06/05).

Dalam aksi tersebut, massa HMI MPO menyampaikan bahwa proyek pembangunan gedung perpustakaan Mamuju Tengah diduga kuat merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah. Mereka mempertanyakan sejauh mana proses hukum terhadap kasus tersebut, karena hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak Kejati Sulbar.

“Kami dari HMI MPO Sulselbar sangat menyayangkan sikap Kejati Sulbar yang tidak memberikan kejelasan saat kami menyambangi kantor mereka. Padahal, kasus ini sudah lama bergulir dan belum menunjukkan progres yang signifikan,” ujar Koorwil Sulbar HMI MPO Badko Sulselbar, Rey Akbar.

Ia menegaskan bahwa kasus ini harus segera dituntaskan karena berkaitan langsung dengan akses literasi masyarakat. Mereka menilai bahwa fasilitas perpustakaan yang seharusnya berfungsi sebagai sarana peningkatan pengetahuan masyarakat, justru terhambat akibat dugaan korupsi.

“Kami berharap Kejati Sulbar tidak tinggal diam. Kasus ini harus diusut tuntas dan menetapkan tersangka untuk disidangkan, dan pembangunan bisa dilanjutkan agar fasilitas literasi untuk masyarakat Mateng dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya,” tegasnya. (*/Rls)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat