Pasangkayu, Katinting.com – Dalam rangka menyinergikan perencanaan pembangunan, Komisi I dan II DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (13/1). Agenda utama adalah pembahasan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 guna memastikan keselarasan program dengan kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: Air Bersih Terputus 4 Hari, Warga Pasangkayu Menunggu Perbaikan Pipa Patah Dihantam Banjir
Raker yang digelar di Ruang Aspirasi DPRD Pasangkayu ini dihadiri perwakilan dari Dinas Dukcapil, Dinas PMD, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Pertanian, bersama anggota DPRD dari kedua komisi.
Kepala Dinas Dukcapil Pasangkayu, Abdul, memaparkan sejumlah program prioritas. Yang paling menonjol adalah rencana pengadaan Anjungan Capil Mandiri (ACM), sebuah kios layanan digital yang akan memudahkan masyarakat mengakses administrasi kependudukan secara mandiri.
“Program ini akan menjadi yang pertama di Sulawesi Barat. Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal di tengah efisiensi anggaran,” jelas Abdul.
Ia juga meminta dukungan anggota dewan untuk memfasilitasi perekaman data kependudukan langsung ke masyarakat di pelosok daerah.
Anggota DPRD Ersad menyambut baik inisiatif ACM tersebut. Namun, ia menyoroti besaran anggaran sekitar Rp200 juta dan menekankan pentingnya transparansi.
“Kami mendukung, tetapi yang terpenting ke depan tidak boleh ada praktik pungutan liar (pungli) dalam setiap layanan di Disdukcapil,” tegas Ersad.
Sementara itu, anggota DPRD Farid Zuniwansyah memberikan catatan fleksibilitas anggaran. “Program-program inovatif yang belum masuk dalam pokok pembahasan masih berpeluang diakomodasi melalui APBD Perubahan,” ujarnya.
Rapat kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan budgeting DPRD. Tujuannya untuk memastikan setiap rencana program OPD tidak hanya aspiratif, tetapi juga efisien, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Kolaborasi antara legislatif dan eksekutif ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan RKP 2026 yang tepat sasaran, mengutamakan pelayanan publik, dan mendorong inovasi untuk kemudahan masyarakat Pasangkayu. (Udi)






