Katinting.com, Bontang – Kepala DPM-PTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengisian Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 melalui platform spi.kpk.go.id. Ajakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas layanan publik, khususnya di bidang perizinan dan penanaman modal yang berada di bawah koordinasi DPM-PTSP.
Ia menjelaskan bahwa SPI 2025 merupakan instrumen penting KPK untuk memotret kerawanan korupsi pada layanan publik. Oleh karena itu, DPM-PTSP sangat berkepentingan terhadap hasil survei tersebut, mengingat instansi ini berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha dalam proses perizinan maupun investasi.
Menurutnya, dengan mengisi survei ini masyarakat turut berperan dalam mendorong perbaikan sistem layanan, termasuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan integritas petugas.
“Pendapat masyarakat akan menjadi sumber evaluasi yang berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan di DPM-PTSP,” tuturnya, Sabtu (15/11/2025).
Kata dia, membangun layanan publik berintegritas tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kolaborasi dengan masyarakat sebagai penerima layanan. Melalui survei SPI, warga memiliki ruang untuk menyampaikan pengalaman, keluhan, atau saran tanpa harus melalui proses administrasi yang rumit.
Ia juga menyampaikan bahwa DPM-PTSP berkomitmen menjalankan rekomendasi perbaikan yang dihasilkan dari survei KPK. Hal tersebut dilakukan agar layanan perizinan semakin sederhana, cepat, bebas pungutan liar, dan memberikan kepastian bagi masyarakat yang memerlukan pelayanan.
Untuk memperluas partisipasi, DPM-PTSP telah menyiapkan mekanisme penyebaran informasi melalui email blast, kanal digital, serta komunikasi langsung kepada pelaku usaha. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah menjangkau platform survei dan memberikan kontribusi mereka.
Menutup pernyataannya, ia mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Dirinya menegaskan bahwa partisipasi dalam survei SPI 2025 merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan korupsi dan peningkatan layanan perizinan yang lebih baik.
“Dengan berpartisipasi, Anda telah membantu membangun Kota Bontang yang lebih bersih dan berintegritas,” tutupnya. (Re)






