Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Disdukcapil Bontang Raih Nilai Tinggi Pelayanan Publik, Diapresiasi Disdukcapil Provinsi

Penilaian Ombudsman RI terhadap kepatuhan pelayanan publik Pemerintah Kota Bontang dalam hal ini Disdukcapil Bontang mencatat skor 95,58, masuk dalam Zona Hijau Kategori A (Kualitas Tertinggi).

Katinting.com, Bontang – Kinerja pelayanan publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang mendapat pengakuan di tingkat provinsi dan nasional. Dalam Forum Konsultasi Publik dan Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan Tahun 2025 yang digelar Rabu (6/8/2025), Kepala Disdukcapil Provinsi Kalimantan Timur, Kasmawati, menyampaikan apresiasi atas sejumlah capaian signifikan yang diraih Disdukcapil Bontang.

Penilaian Ombudsman RI terhadap kepatuhan pelayanan publik Pemerintah Kota Bontang dalam hal ini Disdukcapil Bontang mencatat skor 95,58, masuk dalam Zona Hijau Kategori A (Kualitas Tertinggi). Sementara itu, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan adminduk Bontang mencapai 96,56, dengan mutu pelayanan dinilai “Sangat Baik”.

Tak hanya itu, hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik oleh Kementerian PANRB menunjukkan bahwa Indeks Pelayanan Publik (IPP) Disdukcapil Bontang berada pada angka 4,27, masuk dalam kategori A (Sangat Baik). Penilaian kinerja Kepala Disdukcapil juga menembus nilai 88,42, yang tergolong dalam kategori “Baik”.

“Capaian ini mencerminkan kinerja yang sangat solid dari tim Disdukcapil Bontang. Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Rekapitulasi kinerja hingga 31 Juli 2025 juga menunjukkan hasil menggembirakan:

  • Perekaman KTP-el: 98,25%
  • Kartu Identitas Anak (KIA): 80,44%
  • Akta Kelahiran 0–18 tahun: 99,52%

Meski demikian, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) masih perlu digenjot, karena baru mencapai 4,55% dari target nasional sebesar 30%.

Kepala Disdukcapil Bontang melalui Kepala Bidang PIAK dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, menyatakan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan buah dari komitmen memberikan pelayanan optimal.

“Kalaupun ada penilaian terbaik, itu hanya bonus. Bagi kami, yang utama adalah bagaimana terus memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat sesuai aturan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut juga menjadi motivasi bagi tim Disdukcapil untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan di masa mendatang. (Re)

Share: