Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Disdikbud Mamuju Tengah Desak Sekolah Hidupkan Kantin Sehat, Antisipasi Jajanan Tak Sehat

Anak sekolah, sedang jajan, di penjual jajanan di lingkungan sekolah. (dok Int)

 

Mamuju Tengah, Katinting.com – Ancaman kurang gizi pada pertumbuhan anak dan remaja, mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mamuju Tengah, untuk itu, akan mendesak kiranya semua penyelenggara pendidikan dapat menghidupkan kembali kantin sehat.

Melalui sambungan telepon, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikbud Mamuju Tengah, Irwan Ismail, Senin (12/12) menyampaikan bahwa merespon ancaman kurang gizi pada anak dan remaja, dimasa mendatang, maka Disdikbud Mamuju Tengah, akan memanggil para kepala sekolah se Mamuju Tengah.

Panggilan ditujukan untuk menyatukan persepsi memulai menghidupkan kantin sehat disekolah, sehingga siswa di sekolah tersebut mendapatkan sumber makanan yang sehar di sekolah mereka masing masing.

“Ya kami akan memanggil para kepada sekolah, membicarakan perihal menghidupkan kembali kanting sehat di sekolah mereka masing masing” ungkap Irwan.

Ia menuturkan bahwa kantin sehat ini tidak berdiri sendiri menjadi bagian program dari Disdikbud, tapi juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, makanya, pihaknya juga akan membicarakan kantin sehat ini dengan pihak kesahatan, sebelum memulai menghidupkan kembali.

“Tentu kami Disdikbud dan penyelenggara pendidikan tidak sendiri, dalam program kantin sehat ini, tapi juga ada keikutsertaan pihak Dinas Kesehatan, dan kami akan membicarakan juga dengan Dinkse soal ini” tutur Irwan.

Ia menambahkan salah satu yang akan disampaikan dalam pertemuan bersama Kepala Sekolah nanti, adalah menertibkan menjamurnya penjual jajanan di sekolah, yang menjajakan makanan tidak memiliki gizi dan minuman yang tak juga bergizi.

“Jadi nanti kami tidak melarang, tapi menertibkan mereka, kiranya jangan menjual makanan di lingkungan sekolah kalau tak memberi nilai manfaat bagi kesahatan para siswa yang jajan” pungkas Irwan. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat