Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

DBD Meningkat, DPRD Pasangkayu Undang Kadis Kesehatan  

Syamsur Faisal, Ketua Komisi I DPRD Pasangkayu

Pasangkayu, Katinting.com – Kasus demam berdarah (DBD) di daerah Pasangkayu, Sulawesi Barat beberapa bulan terakhir terus mengalami peningkatan.

Menurut Kadis Kesehatan Pasangkayu, dr. Rukman, hal tersebut disebabkan karena musim penghujan sedang berlangsung.

Berdasarkan catatan pada tahun 2023 lalu, kasus DBD mencapai 323 kasus. Sedangkan, mulai awal tahun hingga awal Maret 2024 ini, jumlah kasus sudah mencapai 61.

“Trennya terus naik. Karena ini musim hujan, potensi kasus naik. Tapi, kita berharap tidak. Bulan Mei nanti kasus akan landai seiring pergantian musim,” terang dr. Rukman.

Selain fogging (penyemprotan), ada beberapa cara yang mesti dilakukan yakni Gerakan 3M (menutup, menguras dan mengubur).

Itu dimaksudkan agar dapat membunuh jentik-jentik nyamuk. Karena, nyamuk bertelur di air tergenang di sekitar lingkungan warga.

Karena masalah ini, Komisi I DPRD Pasangkayu meminta kepada pemda melalui dinas terkait agar memberi perhatian serius.

Ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Pasangkayu, Samsur Faisal saat membuka rapat dengar pendapat (RDP) bersama dinas kesehatan dan RSUD Pasangkayu.

“Sebaiknya pemerintah daerah mengambil langkah tepat untuk penanganan kasus DBD yang makin meningkat. Ini mesti ditangani serius,” ujar dia saat membuka RDP di gedung DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat, Kamis, 7 Maret 2024.

Suasana RDP di ruang Komisi I DPRD Pasangkayu terkait peningkatan kasus DBD dan pelayanan RSUD Pasangkayu

Pada saat yang sama, dia juga mengingatkan pihak RSUD Pasangkayu agar membenahi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Alasannya, dia mendapat keluhan dari warga terkait pelayanan di rumah sakit yang dinilai tidak optimal. “Ini harus diperhatikan,” tutup dia.

Arham Bustaman

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat