Katinting.com, Bontang – Mengatasi keluhan dari masyarakat terkait antrian panjang di SPBU KM 3 Bontang Barat, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bontang melakukan penertiban dan sosialisasi kepada pengemudi truk.
Langkah ini diambil setelah sering terjadinya kemacetan yang mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di sekitar SMA 3 Bontang.
Polisi menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan respons terhadap laporan yang sering diterima tentang antrian panjang di SPBU KM 3.
“Kami sudah sering melakukan sosialisasi di area tersebut, dan hari ini kami melaksanakan penertiban lalulintas untuk memastikan kelancaran,” ujar Kapolres Bontang melalui Kasat Lantas AKP MD Djauhari.
Atas hal tersebut, anggota DPRD Bontang, turut memberikan komentar terkait antrean supir truk yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Menurutnya, sudah lama mengkritik soal Analisis Dampak Lalu Lintas (Amdalin) karena lokasi SPBU berdekatan gedung sekolah.
“Dari dulu saya sampaikan, Amdalinya harus di evaluasi,” tegasnya, Jum’at (26/7/2024)
Politisi Nasdem tersebut menyampaikan sudah ada permintaan dari masyarakat kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang harusnya sudah melakukan tindakan.
“Dishub harus lebih mengatasi ini sesuai dengan UU berlaku,” bebernya.
BW menuturkan meskipun itu bukan kewenangan dari Dishub sebagai OPD terkait, tapi pihaknya bisa melalukan koordinasi ke Pemprov Kaltim. Dirinya menyebutkan saat terjadi lakalantas dari Pemprov tidak datang langsung ke Lokasi.
“Memang kewenangan provinsi, tapi dengan dasar Amdalin itu tadi fungsi Dishub ini sebagai fungsi pengawasan, tidak mungkin orang Samarinda datang jika ada kejadian,” tambahnya.
Selain itu, dirinya menjelaskan OPD terkait bisa koordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan secara berkala. Dia berharap Pemkot Bontang harus segera menyikapi masalah tersebut, pasalnya sering terjadi kecalakaan di kawasan depan SMAN 3 Bontang.
“Dapat dipastikan rentan dengan resiko kecelakaan, jadi harus ada sikap yang tegas dari pemerintah,” tutupnya.






