Katinting.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tengah mempersiapkan wajah baru kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara. Ruas jalan sepanjang satu kilometer itu akan disulap menjadi pusat kegiatan malam akhir pekan dengan konsep Car Free Night, mulai Agustus mendatang.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menjelaskan, program tersebut bertujuan menghadirkan ruang publik yang nyaman dan aman bagi masyarakat, sekaligus mendorong geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Kami ingin menciptakan suasana seperti Malioboro di Yogyakarta atau Braga di Bandung. Kawasan ini nanti bisa jadi ikon baru Bontang di malam hari,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jum’at (1/8/2025).
Konsepnya, setiap Sabtu malam, Jalan Ahmad Yani akan ditutup dari lalu lintas kendaraan bermotor dan hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Di sepanjang rute yang dimulai dari simpang tiga McDonald’s hingga Klinik Pegawai, akan berjejer tenda-tenda UMKM yang menjajakan beragam produk lokal.
Kata dia, selain mendukung pelaku usaha kecil, inisiatif ini juga menjadi bagian dari penataan kota berbasis pedestrian.
“Mobilitas warga jadi lebih teratur. Jalan kaki pun jadi lebih nyaman karena tidak bercampur dengan kendaraan,” ujarnya.
Gagasan itu juga disebut sebagai langkah awal menuju penataan kawasan yang lebih tertib dan estetis. Pemerintah berencana menghadirkan jalur pejalan kaki (foot tracking) yang representatif di sepanjang ruas jalan tersebut.
Meski belum menyebutkan tanggal pasti pelaksanaan, Neni memastikan program ini akan dimulai dalam waktu dekat.
“Insyaallah Agustus. Kami sudah siapkan, dan ini murni untuk mendorong pertumbuhan UMKM lokal,” tegasnya.
Dengan adanya Car Free Night, Pemkot Bontang berharap aktivitas warga di malam hari bisa terfasilitasi, sekaligus menciptakan titik-titik ekonomi baru di kawasan kota. (Re)






