Mamuju, Katinting.com – Memanfaatkan momentum Hari Pendidikan Nasional 2026, Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Barat, Hj. Andi Ruskati Ali Baal, membeli ratusan eksemplar buku biografi Tuntas Tugas di Tanah Leluhur karya Muhaimin Faisal. Buku setebal 312 halaman ini akan dibagikan secara gratis kepada siswa-siswi di Mamuju Tengah dan sekitarnya, sebagai amunisi literasi yang menanamkan nilai kepemimpinan dan pengabdian Mayjen (Purn.) Salim S. Mengga putra daerah Mandar yang tutup usia pada 31 Januari 2026.
Buku itu bukan sekadar kronik militer. Ia merekam perjalanan spiritual seorang “legenda hidup” dari pangkat jenderal bintang dua yang menjaga perbatasan negara, hingga kembalinya ke tanah leluhur untuk membangun desa-desa terpencil. Sinopsisnya menggambarkan Mengga sebagai figur teladan yang dekat rakyat sederhana, tak tergoda gemerlap jabatan, dan memilih kontribusi nyata di akhir hayat, seperti membangun infrastruktur pendidikan dan kesehatan di Mandar.
Hj. Andi Ruskati Ali Baal, yang dikenal vokal soal pendidikan karakter, menyebut Mengga sebagai panutan langka di era digital ini.
“Beliau bukan hanya prajurit, tapi guru kehidupan. Kesederhanaan, keteguhan iman, dan cinta tak terkira pada daerahnya jadi obor abadi bagi pemuda kita,” ujarnya saat acara pembelian di toko buku lokal, Senin (4/5/2026). “Nilai pengabdian tanpa pamrih ini krusial membentuk pelajar yang tak hanya pintar buku, tapi juga berjiwa nasionalis.”
Lebih lanjut, politisi perempuan ini menekankan relevansi buku di tengah tantangan literasi Sulbar yang masih di bawah rata-rata nasional.
“Semangat Mengga harus hidup terus. Melalui buku ini, anak-anak kita belajar bahwa puncak perjuangan ada di akar masyarakat, bukan pangkat semata,” tambahnya.
Inisiatif ini menyasar ribuan siswa SMA/SMK, dengan harapan menumbuhkan generasi yang cerdas akademik sekaligus kuat karakter—seperti Mengga, yang meski raganya tiada, warisannya bergema di hati Mandar dan Indonesia. (Fhatur Anjasmara)






