Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Antisipasi Bencana, Pemkab Kutim Siapkan 97 Ton Beras Cadangan Pangan

Katinting.com, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menunjukkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam dan bencana sosial dengan mengamankan stok cadangan pangan yang besar. Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutim saat ini mengelola cadangan beras mencapai 97 ton, yang siap disalurkan kapan saja jika terjadi keadaan darurat.

Kepala Diskepang Kutim Ery Mulyadi, menjelaskan dalam wawancara setelah Rapat Koordinasi di Diskominfo Staper pada Senin (1/12/2025) pagi bahwa cadangan ini merupakan bagian dari fokus utama dinas dalam mengantisipasi segala bentuk kebencanaan yang berdampak pada masyarakat.

“Untuk kegiatan yang sifatnya bantuan, misalnya jika ada terjadi bencana alam atau sifatnya bencana sosial, kita di pemerintah daerah Kabupaten Kutim ini memiliki stok pangan berupa beras. Sekarang posisinya kurang lebih 97 ton,” ungkap Ery Mulyadi.

Mulyadi menekankan bahwa salah satu prioritas dalam manajemen bencana adalah kecepatan penyaluran bantuan. Oleh karena itu, mekanisme pengajuan dan distribusi bantuan pangan dibuat tidak berbelit-belit.

Jika terjadi bencana, desa atau kecamatan yang terdampak cukup mengajukan usulan secara resmi kepada Pemkab Kutim melalui Dinas Ketahanan Pangan. Usulan tersebut harus dilengkapi dengan data-data warga masyarakat yang menjadi korban atau terdampak.

“Mekanismenya juga tidak terlalu sulit seperti apa yang sudah kami sampaikan. Begitu ada usulan masuk, kami langsung akan meminta Bulog untuk mengeluarkan dan langsung akan kami distribusikan ke daerah-daerah yang mengalami bencana tersebut,” jelas Mulyadi.

Dengan adanya cadangan pangan yang memadai ini, Pemkab Kutim berkomitmen untuk memastikan bantuan khususnya beras dapat segera menjangkau warga yang membutuhkan, meminimalisir dampak krisis pangan saat terjadi musibah.(Adv)

Share: