Katinting.com, Bontang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan dari APBD 2024, senilai total Rp 3,1 miliar kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang.
Bantuan ini merupakan upaya peningkatan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam penanganan bencana di wilayah Bontang. Disampaikan
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman bahwa perangkat HT sebelumnya, sudah banyak yang usang dan tak lagi optimal digunakan dalam kondisi kritis.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya BPBD Provinsi yang telah merespons kebutuhan peralatan operasional yang diajukan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, kami menerima 50 unit radio handy talkie (HT) baru dengan nilai total Rp 850 juta, karena kami memang butuh karena perangkat HT yang lama sudah tidak efisien lagi,” ujarnya, Senin (19/5/2025).
Ia menambahkan, dengan adanya HT baru ini, seluruh personel BPBD Bontang kini dapat berkomunikasi secara lebih efektif di lapangan, terutama saat menghadapi situasi darurat.
Selain HT, terdapat enam jenis bantuan lainnya yang diterima BPBD Kota Bontang, yaitu:
• Chainsaw 20 inch sebanyak 10 unit senilai Rp 181,7 juta
• Tenda pengungsian tipe kartpo ukuran 6×12 meter sebanyak 3 unit senilai Rp 193 juta
• Velbed sebanyak 50 unit senilai Rp 92,1 juta
• Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) sebanyak 10 unit senilai Rp 570 juta
• Telepon satelit sebanyak 2 unit senilai Rp 77,9 juta
• Generator tower light sebanyak 12 unit senilai Rp 1,15 miliar
Seluruh bantuan ini akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan tanggap darurat, evakuasi, dan pelayanan oleh BPBD Kota Bontang.






