
Katinting.com, Sangatta – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Sangatta Utara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan tidak terlibat langsung dalam penanganan sampah di area Lapangan Helipad atau Alun-alun Bukit Pelangi yang menjadi lokasi utama Expo Kutim 2025.
Kepala UPT Kebersihan Sangatta Utara, Jurianto, menjelaskan bahwa area tersebut masuk dalam wilayah swakelola yang tidak berada di bawah tanggung jawab pihaknya.
“Kalau wilayah itu bukan ranah kita karena sudah dikelola langsung oleh pihak swakelola. Batas wilayah kerja kita itu sampai Jembatan Kanal 3,” ujar Jurianto.
Kendati demikian, pihaknya tetap berperan aktif dalam menjaga kebersihan di beberapa titik lain seperti kawasan Polder Ilham Maulana. Dalam setiap kegiatan yang digelar di area tersebut, petugas UPT turut membantu pengangkutan sampah hasil kegiatan.
“Kalau di Polder itu kita masih bisa bantu, paling tidak ngangkat sampahnya. Biasanya yang memungut itu dari Perkim, tapi untuk buangnya kita yang tangani,” jelasnya.
Selain itu, Jurianto menyebut UPT Kebersihan juga ikut membantu saat kegiatan besar seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi.
“Untuk MTQ tiga provinsi kemarin, kita dilibatkan di wilayah kerja yang di luar area swakelola,” ucapnya.
Pihaknya menegaskan bahwa pembagian wilayah kerja penting untuk efektivitas layanan kebersihan di Sangatta Utara.
“Kalau semua ditangani satu pihak, tidak akan efisien. Jadi pembagian ini agar pelayanan tetap maksimal,” katanya.
Dengan pembagian wilayah yang jelas, UPT Kebersihan Sangatta Utara berharap kegiatan-kegiatan besar di Sangatta dapat tetap berlangsung bersih tanpa tumpang tindih kewenangan antarinstansi.(Adv)






