Mamuju Tengah, Katinting.com – Bupati Mamuju Tengah Dr. Arsal Aras menyampaikan komoditas sawit di Mamuju Tengah diangka 60 persen, dari komoditas lain, yang menjadi komoditas unggulan di Bumi Lalla Tassisara.
Meski kemudian sawit menjadi salah satu primadona di Mamuju Tengah, namun ia pun meminta masyarakatnya,kiranya, tidak lagi melakukan alih fungsi lahan ke sawit, sebab ini memang kami tidak support dari awal. Jika masih punya sisa lahan, kiranya jangan dihabiskan untuk menanam sawit, tapi beralihlah ke komoditas tanaman kakao & kelapa dalam.
Dalam sebuah wawancara di salah satu stasiun TV, Ia mengemukakan alasannya, mengapa mengajak masyarakat kembali menanam kakao dan menanam kelapa dalam, sebab dua komoditas ini memiliki potensi pasar yang besar.
“Jadi dua kakao dan kelapa dalam, punya potensi pasar yang besar, baik pasar dalam negeri maupun pasar ekspor, yang dapat memberikan value lebih bagi petani dalam mendorong kesejahteraan mereka, bahkan kami mendapatkan info kalau di Kementan juga, mendorong komoditas kelapa dalam” beber Arsal, Senin (28/04).
Ia juga menuturkan selain alas an dua komoditas tersebut punya nilai lebih disektor perdagangan dalam dan luar negeri, soal nilai tawar petani juga dalam menentukan harga sawit, menjadi perhatiannya.
Katanya, harga sawit tidak bisa dikontrol lansung oleh petani sawit, sebab murni ada pada perusahaan, kendati kemudian, pemerintah melalui Kementan dan Pemprov punya ruang forum standar harga.
“Tapi kan, perusahaan tidak serta merta menerapkan keputusan pemerintah soal harga, berbeda dengan komoditas kakao, petani punya ruang intervens dalam perdagangan, dua komoditas ini” kata Arsal.
Bahkan untuk mendorong masyarakatnya menanam kakao dan kelapa dalam, Ia meminta menghubungi dinas terkait, soal penyediaan bibit,
“Sebab kedepan kami akan memprogramkan menanam kakao, demikian juga dengan kelapa dalam, kami juga akan menyediakan bibit bagi petani yang minat lahannya ditanami kelapa, karena dua komoditas ini, harganya semakin baik” pungkas Arsal. (Fhatur Anjasmara)






