Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Proyek Air Bersih DAK 2024 di Pasangkayu Diduga Belum Rampung, DPRD Soroti Kinerja OPD

Pasangkayu, Katinting.com – Dugaan belum rampungnya proyek pembangunan jaringan distribusi dan sambungan rumah (SR) air bersih di Kabupaten Pasangkayu yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 mencuat ke publik.

Proyek bernilai miliaran rupiah tersebut dilaporkan belum selesai meski telah memasuki tahun 2026.

Proyek penyediaan air bersih itu berlokasi di Dusun Kalibamba, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, dan diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat setempat.

Menanggapi informasi tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasangkayu, Amries Amier, menegaskan bahwa proyek pengadaan air bersih TA 2024 yang belum tuntas harus menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar dan hak masyarakat yang wajib dipenuhi oleh negara. Jika proyek ini terlambat atau tidak diselesaikan tepat waktu, tentu berpotensi merugikan masyarakat penerima manfaat,” tegas Amries saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (16/1).

Ia menyampaikan, Komisi III DPRD Pasangkayu akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal, dengan meminta penjelasan resmi dari seluruh pihak terkait, termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pelaksana kegiatan.

“Kami akan meminta klarifikasi resmi dan memastikan apa kendala yang menyebabkan proyek ini belum rampung,” ujarnya.

Selain itu, DPRD Pasangkayu juga berencana turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi fisik pekerjaan serta mencocokkannya dengan laporan progres yang disampaikan oleh pihak pelaksana proyek.

Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan transparansi, akuntabilitas, serta kesesuaian antara realisasi di lapangan dengan perencanaan dan anggaran yang telah ditetapkan.

Amries menegaskan, DPRD Kabupaten Pasangkayu berkomitmen untuk terus mengawal kepentingan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan layanan dasar seperti air bersih yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat