banner 728x90

Pembentukan Kota Mamuju, Habsi Berharap Bantuan DPD

Bupati Mamuju makan malam bersama dengan Anggota DPD RI dirujab Sapota, Senin (2/12) malam. (Dok. Humas Pemkab Mamuju).

Mamuju, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju memanfaatkan momen ketika Komite I DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Barat (Sulbar).

Pada kunjungan komita I DPD RI yang dipimpim oleh Ketua Tim Ir. H. Djafar Alkatiri, MM, M.Pdi, dan di dampingi oleh anggota DPD H. Almalik Pababari, Drs. Ahmad Bastian SY, H. Abdurrahman A. Bahmid Lc, Dr. dan Abdul R.Thaha, S.H, Bupati Mamuju, Habsi Wahid menyampaikan harapan agar rekomendasi pembentukan Kota Mamuju dapat dijadikan agenda utama yang akan diteruskan ke pemerintah pusat.

Hal tersebut dikitakannya disela-sela penjamuan makan malam bersama komite I DPD RI di Galeri Sapota Rujab Bupati Mamuju, Senin, (2/12).

Bupati Mamuju meminta agar usulan yang telah disampaikan sejak tahun 2014 tersebut dapat direalisasi minimal dengan merubah status Kabupaten Mamuju menjadi Kota tanpa harus memunculkan daerah otonomi baru (DOB). Pasalnya, ia menyadari upaya pembentukan DOB tentu masih akan terkendala dengan adanya moratorium yang hingga sekarang masih belum dicabut.

Menjelaskan pandangannya soal status Mamuju jika menjadi Kota, Habsi mengurai akan sangat banyak manfaat yang ditimbulkan jika Mamuju yang memang adalah ibu kota Provinsi ke 33 ini dapat berstatus kota, diantaranya percepatan pembangunan dapat dilakukan karena alokasi penganggaran yang saat ini masih dioptimalkan menyentuh kepelosok dapat dikonsentrasikan ke Kota.

“Bayangkan saat ini anggaran APBD kita sekitar 1,1 T dialokasikan ke sektor wajib (mandatory spending) kesehatan 10 persen, pendidikan 20 persen, ADD 10 persen, dan infrastruktur 25 persen, maka kesisahan anggaran akan habis terserap ke gaji, sehingga kita masih kesulitan mengalokasi pembangunan ke sektor lain, olehnya jika telah terbentuk jadi kota maka konsentrasi akan terbagi, pemerintah Kota akan fokus membiayai pembangunan sektor perkotaan,” jelas Habsi Wahid.

Disisi lain kata dia, dengan adanya status sebagai kota tentu akan menjadi daya tarik terhadap investasi yang akan masuk dan pada akhirnya akan dapat mempercepat pembangunan demi kepentingan masyarakat banyak. “Terlepas dari apapun, ini demi kepentingan masyarakat banyak” pungkasnya.

Menanggapi hal itu ketua Tim Komite I DPD RI  Djafar Alkatiri mengaku meski Mamuju bukan satu-satunya di negeri ini sebagai ibu kota provinsi yang belum berstatus kota, namun legislator asal Manado itu meyakini Mamuju akan segera menjadi Kota.

Karena menurutnya, hampir dari semua aspek daerah yang dipandangnya sangat mirip dengan konstruksi Kota Manado ini telah memenuhi segala persyaratan “Tinggal bagaimana mempersiapkan pra syarat agar bisa jadi kota, dan ini akan segera kita dorong ke Kemendagri, pembentukan Kota ini tidak terlalu banyak syarat seperti membentuk DOB jadi saya Hakkul yakin Mamuju akan bisa jadi Kota” sebut Djafar Alkatiri.

Dia juga menilai upaya ini juga tidak terlepas dari semangat anggota DPD RI asal Sulba,r H.Almalik Pababari yang pada setiap kesempatan selalu menyuarakan upaya pembentukan kota Mamuju.

Sumber : Humas Pemkab Mamuju

Edit : Zulkifli

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pembentukan Kota Mamuju, Habsi Berharap Bantuan DPD"