Pasangkayu, Katinting.com – Pemerintahan Yaumil-Herny tentunya sudah banyak melakukan sesuatu untuk masyarakat meskipun belum paripurna.
Namun, dibutuhkan semua elemen masyarakat untuk selalu memberikan kontribusi berupa saran maupun kritikan agar lebih baik.
Dan, perlu selalu diingatkan agar mengingat janji dan tugas serta tanggungjawab sebagai pemerintah daerah.
Pasangan YES Smart, akronim Yaumil-Herny masih mengusung Smart (Sejahtera, Mandiri Dan Bermartabat) seperti tagline Agus-Saal (Handal).
Sejumlah pokok program pada tagline itu terjabarkan dalam visi-misi Yaumil-Herny periode 2020-2025.
Meski begitu, untuk menjalankan roda pemerintahan selama satu periode, pasangan ini hanya diberikan waktu tak kurang dari empat tahun.
Pada kegiatan dialog demokrasi di Cafe Djapos Pasangkayu, Sulawesi Barat, Jumat, 14 Oktober 2022, sejumlah kalangan mengkritisi capaian kinerja Bupati Yaumil Ambo Djiwa dan Wakil Bupati Herny Agus.
Dialog ini digagas oleh Fraksi (Forum Demokrasi Indonesia) yang mengetengahkan tema “Menakar Implementasi Visi dan Misi Dua Tahun Pemerintahaan Yaumil-Herny”.
Yang bersuara keras soal itu yakni Edianto. Dia merupakan mantan ketua Jong Paska barisan pemuda pendukung Yaumil-Herny.
Kartu Yes Smart salah satu program yang dia anggap gagal. Dan, tidak bisa diwujudkan hingga sekarang karena tidak terintegrasi dan tidak pernah dibahas dalam APBD.
“Pernah ada teman sakit, lalu menyodorkan kartu tersebut ke pihak rumah sakit (RS Ako). Tapi, pihak rumah sakit menyampaikan, kartu itu tidak berlaku. Akhirnya, dia terpaksa membayar Rp150 ribu,” kisah Anto.
Dia pun menyesal karena sudah mengkampanyekan kartu itu kepada masyarakat. Pihaknya telah membagikan sedikitnya sedikitnya 12.600 kartu.
“Saya sudah tebal muka (malu) kalau sekarang ada yang menanyakan kegunaan kartu Yes Smart. Andai saya tahu tidak berguna, saya tak akan menyimpan,” sesal dia.
Kartu Yes Smart merupakan kartu sakti satu untuk semua (all in one). Itu tak lepas dari sorotan karena dianggap diskriminatif. Pasalnya, hanya diberikan kepada pendukung.
Dia juga menyinggung pesta akbar nan mewah anak Bupati Yaumil Ambo Djiwa bebeapa waktu lalu di tengah harga sawit petani melorot tajam.
Mewakili pemda, Sekda Pasangkayu Rachmat K Turusi belum mampu berbicara banyak untuk merealisasikan soal kartu Yes Smart.
Arham Bustaman






