Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kepala Bapperida, Amujib: Rakortekrenbang Wadah Penting Selaraskan Program Nasional dengan Kebutuhan Sulbar

Mamuju, Katinting.com – Memasuki hari kedua pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kembali mengikuti pembahasan desk tematik Program Strategis Nasional (ProSN). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom ini diikuti langsung oleh Kepala Bapperida Sulbar, Drs. Amujib, MM, bersama jajaran perangkat daerah terkait, Jumat (6/3).

Agenda pembahasan pada hari kedua mencakup sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas nasional dan daerah, antara lain:

  1. Ketahanan Pangan: Difokuskan pada program swasembada pangan yang didukung oleh penguatan sistem irigasi.
  2. Pengentasan Kemiskinan: Melalui program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat kurang mampu.
  3. Pertumbuhan Ekonomi: Mencakup pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah, serta pengembangan ekonomi syariah dan akses keuangan daerah.
  4. Pembinaan Ideologi Pancasila: Dikoordinasikan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
  5. Penanggulangan Bencana: Melalui penguatan Trantibumlinmas (Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat).
  6. Perluasan Akses Pendidikan: Dengan percepatan revitalisasi satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga menengah.

Khusus untuk tema Pertumbuhan Ekonomi, sub-tema Ekonomi Syariah dan Akses Keuangan Daerah menjadi perhatian serius. Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, didampingi oleh Plt. Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Firman, serta perwakilan dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Daerah.

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menegaskan bahwa pembahasan desk tematik ini merupakan wadah penting untuk menyelaraskan program nasional dengan kebutuhan dan karakteristik daerah.

“Rakortekrenbang ini merupakan forum teknis untuk memastikan pembangunan di Sulawesi Barat berjalan seiring dengan arah kebijakan nasional,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan hasil pembahasan, Amujib telah membagi tim pendamping pada setiap tema. Tim ini ditempatkan di sejumlah perangkat daerah sesuai dengan urusan terkait. Dengan mekanisme ini, setiap isu strategis dapat didampingi secara intensif, sehingga diskusi lebih fokus, terarah, dan menghasilkan rekomendasi yang aplikatif.

Pelaksanaan desk tematik ini berlangsung secara interaktif dan menekankan kolaborasi lintas sektor. Kehadiran langsung Kepala Bapperida Sulbar di forum ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarinstansi serta menghasilkan kesepakatan konkret untuk mendukung pencapaian target pembangunan nasional dan daerah di tahun 2027, sebagaimana akan tertuang dalam berita acara. Pendekatan ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Barat. (*/AR)

 

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat