Mamuju – Suasana kebersamaan mewarnai buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan hearing dialog antara Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah. Acara yang berlangsung di DAP Cafe Mamuju, Senin (9/3).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, serta sejumlah tokoh dan peserta dari unsur KAHMI, HMI, dan undangan lainnya. Kehadiran berbagai elemen ini menjadikan forum tersebut tidak sekadar acara berbuka puasa, tetapi juga ruang diskusi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan organisasi kemasyarakatan di Sulawesi Barat.
Acara yang digagas oleh Syamsul Samad ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah di bulan Ramadan, sekaligus menjadi wadah penyerapan aspirasi. Suasana dialog yang hangat tercipta saat para peserta membahas berbagai isu strategis terkait pemerintahan, sosial kemasyarakatan, dan pembangunan daerah. Momentum menjelang berbuka puasa dipilih untuk menciptakan komunikasi yang lebih produktif dan santai dalam bingkai kebersamaan.
Dalam kesempatan tersebut, mengemuka pesan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan pembangunan daerah. Nilai-nilai dalam pesan itu dinilai sangat sejalan dengan pelaksanaan kegiatan ini. Forum seperti ini dianggap sebagai wadah ideal untuk mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi, dan membangun kebersamaan antara pemerintah, legislatif, organisasi kemasyarakatan, serta kalangan pemuda di Sulawesi Barat.
Sementara itu, Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat tali silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kemajuan daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi wadah mempererat komunikasi dan menyamakan semangat dalam membangun daerah. Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan organisasi kemasyarakatan sangat penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Murdanil. (*)






