MAMUJU – Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Barat, Harsinah Suhardi, meresmikan Tempat Bermain Anak di lingkungan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulbar, Jumat (03/10). Inisiatif ini menjadi solusi konkret bagi para pegawai, khususnya ibu yang memiliki balita, untuk dapat bekerja lebih optimal tanpa dilanda kekhawatiran akan pengasuhan anak.
Baca juga; Pacu Akuntabilitas, BPKPD Sulbar Kaji Capaian Anggaran Menjelang Akhir 2025
Dalam peresmian tersebut, Harsinah menyoroti langkah BKD Sulbar sebagai terobosan yang patut dicontoh. “Ini menjadi pondasi agar para ibu bisa tetap fokus bekerja sambil memantau tumbuh kembang anak,” tegas Harsinah. Ia mendorong instansi pemerintah lain untuk meniru langkah strategis ini, yang dinilainya tidak hanya memecahkan masalah pegawai tetapi juga membangun ekosistem kerja yang kolaboratif dan berkeluarga.
Yang patut dicermati, fasilitas ini hadir tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sekretaris BKD Sulbar, Suhamta, mengungkapkan bahwa pembangunan taman bermain merupakan hasil sinergi dengan Bank Indonesia. “Kami berprinsip pada efisiensi anggaran. Layanan yang bermanfaat bagi pegawai kami wujudkan melalui kolaborasi strategis,” jelas Suhamta.
Inovasi ini menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pegawai dan kinerja organisasi dapat diraih melalui pendekatan yang kreatif. Selain taman bermain, BKD Sulbar melengkapi fasilitasnya dengan pojok baca dan program coffee morning yang dirancang untuk memperkuat kohesi sosial di antara pegawai.
Kehadiran taman bermain anak di kompleks perkantoran pemerintah ini diharapkan tidak hanya menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif, tetapi juga menjadi preseden bagi terwujudnya kebijakan-kebijakan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam mendukung kesetaraan peran perempuan di ranah profesional.
(*/Fhatur Anjasmara)






