Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

GMNI Mamasa Desak DPRD Panggil Pj Bupati Terkait Persoalan RSUD dan Gaji Dokter

Kesepakatan yang dibuat Gerakan Mahasiswa dan rakyat Mamasa bersama DPRD Mamasa beberapa waktu lalu saat menggelar aksi demo.

Mamasa, Katinting.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamasa kembali menagih janji Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa untuk segera memanggil Pj Bupati Muh. Zain guna membahas masalah RSUD dan gaji dokter yang belum dibayarkan.

Ketua GMNI Mamasa, Gabriel D Swares, dalam keterangannya pada Rabu (2/10/2024), mengungkapkan kekecewaan terhadap DPRD yang hingga kini belum menindaklanjuti kesepakatan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang seharusnya digelar untuk menyelesaikan tuntutan mahasiswa dan masyarakat Mamasa.

“Pada tanggal 19 September, aliansi Gerakan Mahasiswa dan Rakyat Kabupaten Mamasa menggelar aksi demonstrasi menuntut perbaikan pelayanan RSUD yang tutup karena kehabisan obat dan dokter tidak bekerja karena gaji serta insentif belum dibayarkan. Saat itu, DPRD berjanji akan melaksanakan RDPU dan memanggil Pj Bupati serta OPD terkait, paling lambat minggu keempat September,” ungkap Gabriel.

Namun, hingga awal Oktober, janji tersebut belum dipenuhi, membuat mahasiswa semakin kecewa dengan sikap wakil rakyat yang dinilai hanya memberikan janji tanpa realisasi.

“Sampai sekarang, gaji dan insentif dokter belum dibayarkan. Apa gunanya DPRD jika hanya berjanji tanpa tindakan nyata?” ujar Gabriel, menekankan kekecewaannya atas lambatnya respon DPRD dalam menindaklanjuti masalah ini.

Ia pun mendesak DPRD Mamasa untuk segera memanggil Pj Bupati dan OPD terkait guna menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi masyarakat Mamasa.

Jika dalam beberapa hari ke depan janji ini tidak ditepati, GMNI akan kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar.

“Kami siap menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar jika janji ini terus diabaikan,” tegasnya.

(Saldi)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat