banner 728x90

Dugaan Dicurangi, Tim AAS Melapor ke Bawaslu Mamuju

1 komentar 1355 views

Hartono (kiri) saat melapor di Bawaslu Mamuju. (Foto Ist.)

Mamuju, Katinting.com – Tim relawan calon anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh (AAS) dari partai Nasdem melapor ke Bawaslu Kabupaten Mamuju atas dugaan kecurangan penggelembungan suara yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu.

Pelapor, Hartono mengatakan, ditemukannya dugaan pelanggaran penggelembungan suara oleh penyelenggara Pemilu, hasil temuan dibeberapa TPS di Kabupaten Mamuju, yaitu hasil C1 dari TPS, berbeda dengan perolehan suara di DAA1, hasil rekap pleno Kabupaten Mamuju, terjadi penambahan suara disalah satu pasangan calon (Paslon), sedangkan suara nomor urut 1 (AAS) dikurangi.

BACA JUGA : Selisih 2 Suara, Mantan Gubernur Sulbar Dua Periode Gagal ke Senayan

“Kami tidak menerima atas adanya pelanggaran penggelembungan suara yang merugikan sala satu Paslon dan dapat menguntungkan Paslon lain,” kata Hartono kepada Katinting.com, Minggu (12/1).

Hartono mengaku, atas bukti yang dimilikinya C1 dari salah satu TPS, suara AAS di kurangi, kemudian di TPS lain suara Salim dan suara Hj. Nuraida Suhaena dikurangi selanjutnya di tambahkan ke Ratih Megasari Singkarru.

Selain melapor ke Bawaslu Kabupaten Mamuju, pihaknya juga akan melapor ke Mahkamah Konstitusi (MK), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), serta Mahkamah Partai Nasdem.

“Selain ke Bawaslu selanjutnya kami ke MK, atau DKPP, dan tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi ke MP, jika terjadi di internal partai,” jelasnya.

Adapun jumlah suara, yang menurutnya digelembungkan kurang lebih seratusan, “Kisaran suara yang sudah ditemukan kurang lebih 100. Namun perkiraan kami lebih 1.000 suara yang digelembungkan di Kabupaten Mamuju, dan kami masih sementara merampungkan di beberapa TPS, karena ini terjadi dibeberapa TPS di Kabupaten Mamuju,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi siang tadi, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mamuju, Devisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran, Faisal Jumalang enggan memberikan komentar dan mengarahkan kepada devisi data dan informasi serta ketua Bawaslu Mamuju.

BACA JUGA : Calon DPR RI, Ratih Klaim Paling Unggul di Partai Nasdem

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Mamuju, Rusdin saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Benar, semalam (Sabtu, 11/5) sekitar pukul 22.23 Wita ada yang datang melapor yang mengaku dari Nasdem,” terang Rusdin. Minggu (12/5).

Terkait laporan tersebut, Rusdin mengatakan, aduan pelapor terkait adanya pergeseran suara di internalnya. Sedang untuk tindak lanjut dari laporan tersebut, ia menerangkan, akan melakukan sesuai prosedur.

“Ya, kita akan melakukan prosedur yang tertuang dalam peraturan perundang-undangan,” singkatnya.

(Anhar)

banner 900x90
Satu Respon
  1. Amri Atjo Babo4 bulan ago

    Hartono,waktu Rekap dikabupaten Mamuju adalah saksi Partai Golkar yang pastinya akan mempertahankan suara Golkar disemua tingkatan DPR RI, Propinsi dan DPRD Kabupaten,yang saya heran kenapa tiba tiba direkap tingkat Propinsi “Hartono” menjadi Saksi Partai Nasdem (yang Kelihatanya Pro kepada salah satu Caleg),pertanyaan saya Apakah “Hartono” (Saksi Jadi Jadian) perlu diragukan Integritasnya atau tidak…!? Karena menurut saya Hartono punya misi yang mungkin akan merugikan Internal Partai Nasdem itu sendiri. #savepartainasdem

Tinggalkan Balasan