Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

DPRD Pasangkayu Terima Kunker Banggar DPRD Parigi Moutong, Bahas Strategi Peningkatan PAD Sektor Pertanian dan Perkebunan

Anggota DPRD Pasangkayu, Andreas (kiri) saat menerima Kunker Salimun Mantjabo (kanan) Anggota DPRD Parigi Moutong. (Ist)

Pasangkayu, Katinting.com — DPRD Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, menerima kunjungan kerja (kunker) dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Kamis, 19 Juni 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan konsultasi dan koordinasi terkait penyusunan serta penjabaran kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor pertanian dan perkebunan.

Anggota Banggar DPRD Pasangkayu, Andreas, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan penuh untuk menggali dan mengelola potensi sumber pendapatan daerah. Hal ini dinilai krusial dalam mendorong kemandirian fiskal dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Pendapatan daerah merupakan hak daerah yang sah dan diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih dalam satu periode anggaran,” ujar Andreas.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan pemerintahan daerah sangat bergantung pada ketersediaan sumber penerimaan keuangan yang memadai.

“Kemampuan keuangan akan menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, termasuk pelayanan publik serta pengembangan sektor pertanian dan perkebunan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Banggar DPRD Parigi Moutong, Salimun Mantjabo, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini secara khusus difokuskan pada upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pertanian dan perkebunan di wilayah Parigi Moutong.

“Kami berharap melalui diskusi ini, kami dapat memperoleh wawasan baru yang bermanfaat dalam perumusan kebijakan ke depan untuk memaksimalkan potensi PAD dari sektor pertanian dan perkebunan di Parigi Moutong,” ujar Salimun.

Pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antardaerah dalam menggali potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan ekonomi berbasis sumber daya daerah. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat