Katinting.com, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.3/753/DP3AKB/2025 tentang Himbauan Pelaksanaan Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA) dan Hari Pertama Masuk Sekolah pada jenjang TK, SD, dan SMP. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), yang mendorong peningkatan peran ayah dalam pengasuhan anak.
Gerakan ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Bontang, salah satunya dari Anggota Komisi A, Arfian Arsyad. Ia menilai SEBAYA sebagai langkah strategis yang tidak hanya memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan anak, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Bontang sebagai Kota Layak Anak.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program ini. Peran ayah dalam pendidikan anak sangat penting, dan SEBAYA menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan kesadaran tersebut,” ujar Arfian, Sabtu (12/7/2025).
Dalam surat edaran tersebut, DP3AKB Bontang menghimbau seluruh kepala sekolah dari jenjang TK hingga SMP agar mengajak orang tua, khususnya ayah, mengantar anak di hari pertama sekolah. Kegiatan ini juga diimbau untuk didokumentasikan dan dilaporkan melalui tautan resmi paling lambat 1 Agustus 2025.
Tak hanya sekolah, seluruh perangkat daerah, instansi, dan perusahaan juga diminta memberikan dispensasi kepada para ayah agar dapat hadir mendampingi anaknya di hari pertama sekolah tanpa terkendala jam kerja.
Menurut dia, pendekatan yang melibatkan institusi formal hingga dunia usaha adalah bentuk sinergi lintas sektor yang patut diapresiasi. Ia mendorong seluruh pihak untuk mengambil peran dalam menyukseskan SEBAYA.
“Ini soal masa depan generasi kita. Jika sejak dini ayah sudah aktif terlibat dalam tumbuh kembang anak, maka kita akan menuai generasi yang lebih kuat secara emosional dan sosial,” lanjutnya.
Gerakan Ayah Teladan Indonesia merupakan program strategis Quick Win dari Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta BKKBN. Bontang sebagai salah satu Kota Layak Anak diharapkan dapat menjadi pelopor dalam penguatan peran ayah melalui gerakan ini.
SEBAYA sendiri dirancang agar menjadi program berkelanjutan setiap tahun ajaran baru. DP3AKB berharap keterlibatan ayah tidak hanya berhenti di hari pertama sekolah, melainkan menjadi budaya baru dalam pengasuhan anak di lingkungan keluarga dan sekolah. (Re)






