Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Disdikbud Fokus Perkuat Peran Guru BK Tangani Masalah Ekspresi Gender di Sekolah

Sekretaris Disdikbud Bontang, Safaruddin

Katinting.com,Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menyoroti pentingnya peran guru bimbingan konseling (BK) dalam menangani kasus-kasus ekspresi gender dan perilaku menyimpang pada siswa. Sekretaris Disdikbud, Safaruddin, menegaskan bahwa guru BK harus memahami kondisi psikologis siswa secara lebih mendalam, bukan hanya memberikan layanan formal.

Safaruddin menyebut bahwa beberapa temuan di lapangan menunjukkan adanya perilaku siswa yang membutuhkan pembinaan lebih intensif. Ia mencontohkan bahwa dalam pendataan awal bersama psikolog, ada kasus perilaku seperti masturbasi dan bentuk ekspresi lainnya yang memerlukan penanganan profesional.

Menurutnya, guru BK perlu bekerja lebih dekat dengan siswa, memahami batin mereka, dan memastikan adanya pendampingan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa guru BK bukan hanya pengarah tetapi penjaga kesehatan mental anak di sekolah.

Disdikbud juga memperingatkan sekolah agar tidak mempublikasikan data terkait siswa yang sedang ditangani.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga kerahasiaan serta menjaga psikologis peserta didik agar tidak mengalami tekanan atau stigma dari lingkungan,” terangnya, Selasa (14/11/2025).

Selain itu, Safaruddin menekankan pentingnya pembinaan karakter melalui kegiatan sekolah. Ia mencontohkan bahwa kegiatan rutin seperti menjadi pemimpin upacara dapat membantu membangun kepercayaan diri dan jati diri siswa.

Guru BK juga diminta memperhatikan faktor-faktor penyebab perubahan perilaku, termasuk kondisi keluarga dan lingkungan. Safaruddin menyebut bahwa tidak sedikit siswa mengalami kesulitan akibat kehilangan orang tua atau kurangnya perhatian keluarga.

Disdikbud saat ini tengah menyusun pola pembinaan guru BK berbasis pendekatan klinis untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menangani kasus yang sensitif.

“Program tersebut akan menjadi bagian dari rencana kerja dinas pada tahun mendatang,” ucapnya.

Safaruddin berharap guru BK di seluruh sekolah Bontang mampu mengambil peran aktif dalam membina siswa sehingga mereka dapat berkembang secara sehat dan memiliki karakter yang kuat. (Re)

Share: