Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Cegah Stunting, Dinkes Bontang Ajak Ibu Hamil Rutin Kontrol Kehamilan

Peserta Seminar Ilmiah dan Edukasi Kesehatan

Katinting.com, Bontang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang terus memperkuat upaya pencegahan stunting sejak dini dengan mengajak seluruh ibu hamil untuk rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Bontang, Bakhtiar Mabe, di sela-sela kegiatan Seminar Ilmiah dan Edukasi Kesehatan yang digelar pada Kamis (7/8/2025) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Mengangkat tema “Stunting: Strategi, Kebijakan dan Pencegahan pada Ibu Hamil, serta Rujukan dan Terapi,” seminar ini merupakan kerja sama antara Pemkot Bontang dan Universitas Hasanuddin Makassar. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan akademisi, termasuk Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam.

Bakhtiar Mabe menekankan bahwa ibu hamil wajib melakukan minimal enam kali kontrol kehamilan selama masa kehamilan untuk memastikan tumbuh kembang janin berjalan optimal dan mencegah risiko stunting sejak dalam kandungan.

“Kontrol rutin bukan sekadar formalitas. Pemeriksaan berkala ini penting untuk mendeteksi sedini mungkin potensi gangguan pertumbuhan janin dan memastikan ibu mendapatkan asupan gizi yang cukup,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan, tenaga kesehatan, khususnya kader posyandu dan bidan, berperan penting dalam mendampingi ibu hamil di lingkungan masing-masing. Upaya edukasi secara berkelanjutan akan terus dilakukan agar kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan meningkat.

“Peran kader posyandu sangat vital. Mereka adalah ujung tombak kami di lapangan. Keterlibatan mereka dalam mengawal ibu hamil dan balita menjadi kunci sukses program pencegahan stunting,” lanjutnya.

Dinkes Bontang, kata dia, akan terus mendorong penguatan layanan primer di puskesmas, termasuk pemberian tambahan makanan ibu hamil (PMT), vitamin, serta pemantauan gizi secara berkala.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat mendukung program ini agar angka stunting di Bontang terus menurun.

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Mari jaga generasi masa depan kita dengan mulai dari ibu hamil yang sehat,” pungkasnya. (Re)

Share: