Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Bupati Mamuju Tengah: Sektor Usaha Perkebunan Sawit Berkontribusi Besar Rusak Infrastruktur Jalan Di Mamuju Tengah

Potret angkutan tanda buah segar (TBS) sawit di Mamuju Tengah, melintas di jalan umum Bumi Lalla Tassisara, dengan muatan yang membumbung tinggi, yang sewaktu waktu dapat membahayakan pengguna lain jalan ini. (Dok kiriman warga untuk katinting.com)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Mamuju Tengah di Sulawesi Barat adalah salah satu daerah yang memiliki sector usaha perkebunan kelapa sawit. Namun, dalam prakteknya Pemkab Mamuju Tengah tidak mendapatkan kontribusi PAD dari usaha ini.

Dalam sebuah wawancara ini menjadi salah satu yang disampaikan oleh Bupati Mamuju Tengah Dr Arsal Aras, Ia mengungkapkan potensi usaha perkebunan sawit di Mamuju Tengah itu cukup besar hingga saat ini.

Namun Ia mengemukakan bahwa sekalipun potensinya cukup besar, Mamuju Tengah tidak mendapatkan sumber PAD dari usaha sektor perkebunan sawit ini.

“Jadi Mamuju Tengah tidak dapat PAD dari sektor usaha sawit ini, justru yang di dapat adalah dampaknya, mulai dari dampak sosial, lingkungan, dan paling parah dampak kerusakan jalan” ungkap Arsal.

Katanya, di Mamuju Tengah ini, hampir semua jalan yang ada dilalui, menjadi akses pelaku usaha sektor sawit ini, sehingga kerusakan tidak terhindarkan atas ruas jalan yang ada di wilayah Mamuju Tengah.

“akibatnya, dampak besarnya adalah kerusakan pada ruas jalan kita di Mamuju Tengah” kata Arsal.

Ia pun menyampaikan bahwa memang ada Dana Bagi Hasil (DBH) yang dimulai diterima oleh Pemkab Mamuju Tengah sejak tahun 2020 lalu.

“Akan tetapi dari tahun 2023 lalu mengalami penurunan, hingga tahun 2024 kemarin, kita hanya mendapatkan Rp.2 miliar” pungkas Arsal. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat