Mamuju, Katinting.com – Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tak hanya mencabut empat pulau dari Aceh. Tanpa banyak yang menyadari, Sulawesi Barat (Sulbar) juga kehilangan 4.082 kilometer persegi wilayahnya, luas yang hampir setara dengan tiga kali lipat Kota Jakarta.
“Ini bukan kesalahan hitung biasa. Ini pengurangan yang sangat besar,” tegas Muhammad Hatta Kainang, mantan anggota DPRD Sulbar dan politisi NasDem, dengan nada prihatin saat berbicara kepada Katinting.com, Sabtu (14/06) malam.
“Kita baru sadar, Sulbar ternyata dikurangi ribuan kilometer persegi. Ini bukan angka kecil, ini tanah, laut, dan mungkin masa depan rakyat kami,” ujarnya.
Hatta mendesak Gubernur Sulbar dan jajarannya segera meminta penjelasan resmi Kemendagri.
“Harus ada tindakan cepat. Jangan sampai ini diam-diam merugikan rakyat Sulbar,” tegasnya.
Kekhawatiran terbesar adalah hilangnya wilayah yang kaya sumber daya alam.
“Apakah ini ada kaitannya dengan SDA kami? Jangan-jangan ada yang mengincar kekayaan Sulbar,” tandas Hatta.
Perubahan wilayah ini bukan sekadar angka di atas kertas. Ribuan keluarga, nelayan, petani, dan pelaku usaha bisa terdampak.
“Ini soal kedaulatan. Kami butuh kepastian,” pungkas Hatta.
Kini, bola ada di tangan pemerintah. Apakah kebijakan ini akan dikoreksi, atau rakyat Sulbar harus menerima kenyataan pahit, tanah mereka menyusut tanpa penjelasan. (Fhatur Anjasmara)






