Ilustrasi ASN.
banner 728x90

Mateng, Katinting.com – Dugaan adanya pengajuan permohonan pindah tempat mengabdi ke Mamuju Tengah (Mateng) dari sejumlah ASN di lingkup pemerintah kabupaten Mamuju, pasca Pilkada Mamuju, terkonfirmasi kebenarannya oleh Badan Pelatihan Kepegawaian Daerah (BPKD) Mateng.

Baca Juga : Pemkab Mateng Diminta Tolak ASN Mamuju yang Disinyalir Bakal Pinda Pasca Pilkada

Ditemui diruang kerjanya, Sekertaris BPKD Mateng, Nursina Achir, mengakui bahwa benar ada yang telah mengajukan permohonan pindah tempat tugas dari Mamuju pasca Pilkada.

Namun Ia menampik jumlah yang beredar diluar, bahwa sudah mencapai 40 orang pemohon pindah tempat tugas, dari Mamuju. Bahkan Ia menyampaikan bahwa yang ada saat ini, bukan hanya dari Mamuju, tapi juga dari Kabupaten Pasangkayu.

“Tapi jumlahnya tidak sebanyak yang tersiar diluar, kalau sudah mencapai 40 orang, sekali lagi itu tidak benar, kalau ada, ya memang ada,” sanggah Nursinah.

Katanya, para pemohon yang sudah sampai ke BPKD Mateng, juga tak serta merta dapat dengan mudah pindah ke Mateng, karena semua kembali pada keputusan pimpinan, apakah mereka diterima atau tidak sesuai dengan kebutuhan ASN yang masih kurang di Mateng.

“Makanya kami kembalikan ke pimpinan, karena kami di BPKD hanya memproses sekiranya itu disetujui pimpinan, kalau sudah ada persetujuan pimpinan baru kemudian kami proses, tapi sampai saat ini, belum ada keputusan dari pimpinan” kata Nursinah.

Ia menambahkan, jika memang saat ini dibeberapa tingkatan eselon, Mateng, masih mengalami kekurangan aparatur, karenanya, kalau kemudian pimpinan memberikan persetujuan kepada para pemohon ini, maka tentu pertimbangan kekosongan beberapa tingkatan tadi.

“Sebab itu, tidak mungkin juga pimpinan serta merta menerima semua, tentu ada proses seleksi kebutuhan pada pengisian eselonisasi ini” pungkas Nursinah.

(Mahfudz)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here