Mamuju, Katinting.com – Rasa syukur tiada henti diucapkan oleh Bidawati (52), seorang pedagang pasar lama Mamuju sekaligus ibu tunggal dari enam anak.
Perjuangan hidupnya kini terasa lebih ringan setelah anak keempatnya, Nur Intan (19), berhasil meraih beasiswa penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) untuk kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Dengan mata berkaca-kaca, Bidawati mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang telah menghadirkan program beasiswa 1.000 mahasiswa.
“Saya tidak lagi memikirkan biaya kuliah anak saya karena sepenuhnya sudah ditanggung Pemprov Sulbar. Terima kasih Pak Gubernur, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di Jalan Pattimura, Lingkungan Kasiwa Timur, Kelurahan Binanga, Mamuju.
Nur Intan sendiri adalah lulusan SMA Negeri 1 Mamuju yang berhasil lolos Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) UTBK Unsulbar pada tahun 2025. S YAeluruh biaya kuliah kedokteran, termasuk UKT yang mencapai Rp20 juta per semester, ditanggung Pemprov Sulbar hingga ia menyelesaikan pendidikan profesinya dalam enam tahun.
Namun, ada ketentuan ketat yang harus dipenuhi. Setiap semester, prestasi akademik Nur Intan akan dievaluasi dan IPK tidak boleh turun di bawah 3,0. Hal ini menjadi motivasi tersendiri bagi Intan untuk belajar lebih giat demi menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
Program beasiswa ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sulbar dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang pendidikan, sesuai dengan visi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera.
Bidawati menutup dengan doa dan harapan agar anaknya kelak bisa menjadi dokter yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga Intan bisa berhasil, bukan hanya membanggakan keluarga tapi juga membantu orang banyak. Saya akan terus mendoakan dari pasar,” ungkapnya penuh haru.
Sekedar diketahui, sebanyak 26 dari 50 mahasiswa kedokteran yang menempuh pendidikan di Unsulbar mendapat bantuan beasiswa dari Pemprov Sulbar. 26 mahasiswa tersebut merupakan warga Sulawesi Barat. (Adve/Zulkifli)






