Mamuju, Katinting.com – Menyikapi genangan banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Mamuju, Senin (06/10) malam, jajaran pimpinan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) turun langsung melakukan peninjauan lapangan. Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Arnidah, serta Tim Reaksi Cepat (TRC), mengevaluasi dampak dan koordinasi penanganan di lokasi terdampak.
Lokasi yang ditinjau mencakup wilayah yang kerap menjadi langganan banjir, seperti Kelurahan Binanga dan Kelurahan Mamunyu. Di lapangan, tim BPBD berkoordinasi secara intensif dengan lurah setempat, Babinsa, dan aparat kelurahan untuk memastikan kondisi terkini warga serta mengkaji langkah-langkah penanganan darurat yang diperlukan.
Baca juga; BPBD Sulbar Perkuat Pemantauan Cuaca, Waspadai Potensi Bencana Musim Hujan
Aksi tanggap ini merupakan bagian dari implementasi kesiapsiagaan BPBD Sulbar menghadapi cuaca ekstrem yang diprakirakan masih akan berlanjut. Langkah ini memperkuat instruksi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan penguatan kesiapsiagaan seluruh jajaran BPBD dalam menyikapi peningkatan potensi bencana hidrometeorologi seiring intensitas hujan yang tinggi.
“Kami terus melakukan pemantauan kondisi cuaca secara berkelanjutan bersama BMKG dan mempererat koordinasi dengan BPBD di tingkat kabupaten dan kota,” tegas Muhammad Yasir Fattah dalam pernyataannya.
“Kewaspadaan seluruh unsur terkait kami tekankan. Saat ini, TRC BPBD Sulbar tetap disiagakan di lapangan untuk memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.” imbuhnya.
Fattah juga mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah topografi rendah dan bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman turunan cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Sementara dari sisi logistik dan kedaruratan, Arnidah menegaskan kesiapan timnya. “Koordinasi dengan pemerintah lokal terus kami jalankan. Bantuan dan dukungan logistik akan segera disalurkan apabila terdapat laporan warga yang terdampak dan membutuhkan,” pungkas Arnidah.
Dengan langkah proaktif ini, BPBD Sulbar berupaya meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. (*/Fhatur Anjasmara)






