banner 728x90

Alwiaty Bermohon Pokir DPRD Pasangkayu Tidak Dipotong

banner 728x90

Alwiaty, Ketua DPRD Pasangkayu

Pasangkayu, Katinting.com – Ketua DPRD Pasangkayu, Alwiaty bermohon kepada tim anggaran pemda (TAPD) agar tidak merefocusing (memotong) dana pokir anggota dewan.

Diketahui, untuk tahun ini pemda Pasangkayu kembali melakukan refocusing sebanyak 18 persen dari masing-masing OPD hingga desa untuk penanganan lanjutan Covid-19.

Tak mau menanggung malu pada konstiutuen (warga), Alwiaty dengan penuh harap agar beberapa pos anggaran melekat di OPD saja yang direfocusing, bukan pokir DPRD.

Tapi di sisi lain, ia menyorot kegiatan sosialisasi sudah dilaksanakan terlebih awal. Padahal, menurut dia, sesuai instruksi presiden bahwa yang diutamakan yakni belanja modal.

“Jadi saya minta sedikit lagi, bagaimana TAPD memikirkan bagaimana kami ini perwakilan rakyat. Mau ditaruh di mana muka kami kepada konstituen yang sudah dijanji di titik ini, kecamatan ini, mau buat pembukaan jalan,” mohon Alwiaty.

Pasalnya, alasan Alwiaty, harga sawit sekarang luar biasa (tinggi), tapi akses jalan belum ada. Padahal, adanya pokir tersebut bisa sedikitnya bisa membantu petani.

Ia menyayangkan jika aspirasi yang dia perjuangkan harus direfocusing. Sebab, itu merugikan warga khususnya petani sawit.

Itu disampaikan Alwiaty saat rapat bersama dengan TAPD Pasangkayu di ruang Aspirasi DPRD Pasangkayu, Sulawesi Barat, Jumat, 30 April 2021.

Hingga rapat usai, kepala BPKAD Pasangkayu, Imran yang hadir belum bisa memberikan jawaban pasti terkait permintaan ketua DPRD Pasangkayu itu.

Arham Bustaman

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Alwiaty Bermohon Pokir DPRD Pasangkayu Tidak Dipotong"