Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Manakarra Fair 2026 Siap Digelar, Target Lampaui 28.000 Pengunjung Tahun Lalu

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai dan Founder Manakarra Fair, Veronica Wijaya mengecek kesiapan even Manakarra Fair 2026 di mall Matos Mamuju. Dok. Fir

Mamuju, Katinting.com – Tahun ini, Manakarra Fair menghadapi kondisi yang tidak mudah,  hampir semua stakeholder yang biasanya menyumbang anggaran promosi tidak bisa membantu.

“Dari sponsor, tahun ini total loss. Hanya ada satu dua yang nilainya oke, tapi tidak bisa menolong banyak dalam kondisi sekarang,” kata Founder Manakarra Fair, Veronica Wijaya, dalam konferensi pers di Mall Matos Mamuju, Kamis (9/7/2026).

Meski begitu, event yang sudah masuk agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan pernah meraih Juara I kategori Festival Nusantara di Anugerah Pariwisata Indonesia (API) ini tetap digelar, 10–12 Juli 2026, di Maleo Town Square Mall Mamuju.

Caranya, banyak melakukan rasionalisasi, baik di sisi produksi maupun talent termasuk tidak memaksakan talent yang bayarannya tinggi tapi performanya dinilai stagnan dari tahun ke tahun, serta menyaring ulang tenant UMKM yang tidak menunjukkan perubahan.

“Konsistensi yang pertama, tetap melaksanakan event-nya, mau kecil atau besar itu perkara skala. Tetapi mempertahankan event terlaksana tetap di bulan Juli dengan kondisi efisiensi dan kekurangan perputaran uang di tengah masyarakat itu juga tidak mudah,” ujarnya.

Untuk target tahun ini, Veronica mengaku realistis soal transaksi, kondisinya tidak ideal. Tapi untuk pengunjung, ia menargetkan melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 23.000–28.000 orang, mengingat kunjungan ke mal saat ini cukup tinggi.

“Kita harap mungkin bisa lebih dari 28.000. Karena kalau di mal itu bisa dihitung dengan rapi, semua yang lewat detektor pintu masuk pasti terhitung,” katanya.

Manakarra Fair 2026 mengusung tema “Go Above and Beyond” dan menghadirkan sejumlah konten: booth Mamuju Food Heritage dengan makanan khas Sulawesi Barat seperti gogos kambu, jepa, baupeapi, paso-paso, dan bolu Mandar; pameran Wastra Heritage dengan live tenun Sekomandi dan showcase kain khas Sulbar; serta rangkaian workshop dan talkshow. Dari sisi hiburan, lineup musisi mencakup The Finders, Kamuflase, CallTune, PDKT, MusicSoul, dan beberapa lainnya, dengan guest star Lia Ladista 3Serigala.

Sekitar 50 tenant juga akan mengisi booth, sebagian dari luar Mamuju, termasuk Decant Parfume, O&CO Parfume Bar, Chop Buntut, dan Onuka Chocolate.

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, yang hadir dalam konferensi pers menegaskan dukungan pemerintah provinsi terhadap Manakarra Fair tetap besar, mengingat konsistensi penyelenggaraan event ini menjadi syarat utama untuk mempertahankan status KEN dari Kementerian Pariwisata.

Ia berharap event ini bisa menggerakkan perputaran ekonomi di Mamuju dan melibatkan lebih banyak UMKM berbasis ekonomi kreatif. Pengunjung, kata Bau Akram, tidak dipungut biaya masuk. (Zk)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat