Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Menuju Kursi Wagub: Demokrat Sulbar Wawancarai Tiga Bakal Calon, Hasil Penjaringan Segera Dikirim ke DPP

Mamuju, Katinting.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat mulai bergerak cepat dalam menjaring bakal calon Wakil Gubernur. Proses wawancara terhadap tiga kandidat potensial telah digelar pada Selasa, 2 Juni 2026, bertempat di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulbar yang berada di Jalan Husni Thamrin, Mamuju.

BACA JUGA: Dua Kandidat Wagub Sulbar dari Demokrat: Fatmawati Salim dan Syamsul Samad, Nasib di Tangan DPP

Ketiga nama yang mengikuti wawancara tersebut adalah Syamsul Samad, Hj. Fatmawati Salim, dan Gusrinaldy Husain. Mereka dipanggil satu per satu untuk menjalani serangkaian pertanyaan dari tim penjaringan internal partai. Tahapan ini merupakan bagian dari proses demokrasi internal sebelum nama-nama tersebut diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta.

Siapa saja yang menjadi pewawancara? Tim penjaringan terdiri dari lima orang, yaitu Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulbar Abd. Wahab Abdy, Wakil Ketua DPRD Sulbar Hj. St. Suraidah Suhardi, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Demokrat Sulbar Sukri, Ketua DPC Partai Demokrat Majene H. A. Achmad Sukri, serta Ketua DPRD Kabupaten Mamuju H. Syamsuddin Hatta.

Dari kelima anggota tim, dua orang hadir secara langsung di sekretariat, yaitu Abd. Wahab Abdy dan Sukri. Sementara tiga anggota lainnya mengikuti wawancara secara daring melalui Zoom.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulbar, Abd. Wahab Abdy, menjelaskan bahwa hasil wawancara ini akan segera dirumuskan oleh tim penjaringan. Setelah rumusan final selesai, nama calon yang dipilih akan diteruskan kepada DPP Partai Demokrat untuk mendapatkan persetujuan dan rekomendasi resmi.

“Proses penjaringan ini merupakan tahapan untuk menentukan nama yang akan kami usulkan ke DPP Partai Demokrat. Hasil wawancara tim penjaringan akan kami sampaikan untuk memperoleh persetujuan dan rekomendasi calon Wakil Gubernur,” ujar Wahab Abdy.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar, Suhardi Duka, yang dikenal sebagai tokoh politik berpengaruh di daerah, menegaskan bahwa dirinya memberikan kepercayaan penuh kepada tim penjaringan. Ia tidak ikut campur dalam proses wawancara agar hasilnya benar-benar objektif.

“Saya sudah menyerahkan sepenuhnya kepada tim penjaringan untuk merumuskan hasil wawancara. Selanjutnya hasil tersebut akan diteruskan ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi,” kata Suhardi Duka.

Kini, publik Sulawesi Barat menanti nama siapa yang akan keluar sebagai pilihan resmi Partai Demokrat. Partai berlambang bintang mercy ini merupakan salah satu kekuatan politik penting di Sulbar. Keputusan DPP nantinya akan sangat menentukan arah koalisi dan dinamika menjelang pemilihan gubernur mendatang.

Partai Demokrat Sulbar berkomitmen untuk mengusung figur yang tidak hanya populer, tetapi juga kompeten dan memiliki rekam jejak baik. Proses penjaringan yang transparan dan melibatkan tokoh-tokoh daerah ini diharapkan menghasilkan calon wakil gubernur yang benar-benar mampu bekerja sama dengan gubernur terpilih untuk memajukan Sulawesi Barat.

Kita tunggu hasil perumusan tim penjaringan. Siapa pun yang terpilih, proses demokrasi internal partai ini patut diapresiasi karena memberikan ruang bagi kader-kader terbaik untuk berkontribusi. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat