Mamuju, Katinting.com –
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, bagai arsitek yang mengukur fondasi, mempersiapkan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2026. Rapat koordinasi digelar di Ruang Rapat Dinas Kominfoss Sulbar, Selasa (21/4/2026), diikuti Kepala Dinas Kominfoss, Sekretaris DTPHP, Kepala Bidang PPEPD Bapperida Sulbar, dan tim penilai internal lintas sektor.
Fokus rapat: sinkronisasi strategi teknis pra-penilaian mandiri, sesuai Perkapsi BPS Nomor 3/2022. Dua OPD dijadikan sampel untuk standarisasi data sektoral nasional.
Angga Tirta Wijaya (Kepala Bidang PPEPD Bapperida, perwakilan SDI provinsi) tegas: “Ini dukung arahan Gubernur Suhardi Duka: perencanaan wajib berbasis data valid. EPSS jamin akuntabilitas, bukan sekadar formalitas.”
Inisiatif ini aktualisasi Misi ke-5 Pemprov Sulbar: tata kelola baik dan pelayanan prima, dengan RKPD terukur akurat.
Drs. Amujib, M.M. (Kepala Bapperida, koordinator Satu Data Sulbar) menegaskan: “EPSS benahi data daerah; produsen taat standar metadata. Hasilnya, rencana pembangunan presisi jawab aspirasi masyarakat.” (*/FA)






