Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

DPRD Pasangkayu Soroti Lambannya  SLHS, Dinkes Beberkan Kendala Penerbitan Sampel Harus Antre Diuji di Mamuju

Pasangkayu, Katinting.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasangkayu menyoroti kelambanan penerbitan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Aspirasi DPRD, Selasa (3/2).

BACA JUGA: DPRD Pasangkayu Gelar RDP Bahas Perkembangan Program MBG dan Sektor Perikanan

Menanggapi pertanyaan Wakil Ketua DPRD Putu Purjaya, Kepala Dinas Kesehatan Pasangkayu, drg. Rukman, menjelaskan bahwa kendala utama terletak pada keterbatasan fasilitas uji laboratorium lokal.

“Untuk menerbitkan SLHS, sampel harus kami kirim dan antre untuk diuji di Mamuju. Jika ada sampel yang tidak lolos, proses harus diulang. Ada yang hingga tiga kali pengujian baru memenuhi syarat, sehingga waktunya menjadi lama,” ungkap drg. Rukman.

Ia menambahkan, saat ini masih ada sembilan SPPG yang menunggu proses pengujian. Namun, ia memberikan solusi ke depan dengan mengandalkan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) setempat yang disebutnya akan segera beroperasi penuh.

“Ke depan, dengan Labkesda yang kita bangun, pengujian sampel bisa dilakukan di daerah sendiri. Ini akan mempercepat proses penerbitan SLHS secara signifikan,” tutupnya.

RDP tersebut merupakan tindak lanjut dari pengawasan DPRD terhadap efektivitas program MBG dan upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan. (Udi)

 

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat