Katinting.com, Bontang – Guna meningkatkan efektivitas komunikasi dalam penanganan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang menerima bantuan dua unit telepon satelit dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui BPBD Provinsi.
Bantuan ini merupakan bagian dari total dukungan senilai Rp3,1 miliar yang diterima BPBD Bontang pada anggaran 2024 lalu. Selain telepon satelit, BPBD Bontang juga menerima sejumlah perlengkapan penunjang lainnya, antara lain, 10 unit chainsaw 20 inci senilai Rp181,7 juta, 3 unit tenda pengungsi kartpo ukuran 6×12 meter senilai Rp193 juta, 50 unit velbed senilai Rp92,1 juta, 50 unit radio handy talkie (HT) senilai Rp850 juta, 10 unit Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) senilai Rp570 juta, dan 12 unit generator tower light senilai Rp1,15 miliar.
Kepala Pelaksana BPBD Bontang, Usman, mengatakan bahwa perangkat telepon satelit senilai Rp77,9 juta ini akan sangat membantu kelancaran komunikasi di medan-medan sulit, yang tidak terjangkau jaringan seluler, seperti saat melakukan evakuasi di tengah laut atau di daerah terpencil.
“Telepon satelit ini memungkinkan kami tetap berkomunikasi meskipun berada di lokasi tanpa sinyal, makanya sangat penting kami bawa dalam operasi penyelamatan,” ujarnya, Jumat (9/5/2025).
Dua unit telepon satelit tersebut akan ditempatkan satu unit di Markas Komando (Mako) BPBD Bontang, sementara unit lainnya akan dibawa untuk mendukung operasi di lapangan.
Menurutnya, seluruh bantuan yang diterimanya sangat berguna menunjang kesiapsiagaan dan respons cepat tim BPBD, dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Bontang.
“Peralatan ini memang sangat mahal karena didukung teknologi canggih di dalamnya, maka kami juga berharap dukungan seperti ini terus berlanjut agar kinerja personel kami bisa semakin maksimal,” pungkasnya.






