Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kasus Menurun, Tersangka Meningkat, Operasi Pekat Marano

Aparat kepolisian dari Mapolres Mamuju Tengah, saat menggiring tersangka tindak pidana, hasil Operasi Pekat Marano 2023. (dok Fhatur Anjasmara)

Mamuju Tengah, Katinting.com – Meski sempat mulur dari jadwal awal, atas undangan yang diterima para pewarta, akhirnya konferensi pers digelar, di ruang Punggawa Malolo Aula Mapolres Mamuju Tengah, Kamis (02/02).

Gelar konferensi pers ini dipimpin oleh Waka Polres Mamuju Tengah Kompol Haeruddin, di dampingi oleh Kasat Narkoba IPTU Tandi, Kasat Reskrim IPTU Fredy dan Kasie Humas IPTU Mustamir, memaparkan sejumlah hasil operasi dalam Operasi Pekat Marano 2023 jajaran Polres Mamuju Tengah.

Menarik dalam Operasi Pekat Marano 2023 ini, sebab terungkap meskipun tersangka jumlahnya meningkat namun kasus yang ditangani secara hukum hanya lima laporan polisi.

“Jadi operasi ini berakhir dengan jumlah lima LP, meskipun kemudian tersangka mengalami peningkatan dari operasi yang sama sebelumnya” jelas Haeruddin.

Lanjut mantan Kapolsek Karossa dan Budong budong ini, mengemukakan bahwa tersangka yang terjaring dalam OPM 2023 ini mencapai 14 tersangka, dengan masing masing klasifikasi yang di sangkakan, 9 orang untuk satu LP perjudian dengan pasal sangkaan Pasal 303 KUHP, 3 orang untuk 2 LP Narkoba Pasal 112 dan114, dan 2 orang untuk 2 LP membawa senjata tajam Pasal 02 Ayat 1 UU 1952

“Dan saat ini semua tersangkanya sudah kami tahan, untuk proses lebih lanjut” beber Haeruddin.

Ia juga menyampaikan, bahwa dalam OPM ini, sempat menjaring pasangan kohabitasi, namun tidak ditemukan barang bukti yang terkait kejahatan pidana, maka sekedar pembinaan dan dikembalikan kekeluarganya.

“Kami sampaikan, pasangan bukan suami isteri atau kohabitasi sudah kami kembalikan kekeluarganya, karena tidak cukup alat bukti tindak pindana” pungkas Haeruddin. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat