banner 728x90

Tari Kolosal Warga Binaan, Target Pecahkan Rekor Muri

Foto bersama Wagub Sulbar dengan warga binaan Lapas Mamuju. (Foto Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju, katinting.com – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Barat (Sulbar), Enny Anggraeni Anwar menghadiri pementasan tari kolosal Indonesia Bekerja, Indonesia Jaya yang digelar secara selentak diseluruh Provinsi di Indonesia. Untuk provinsi ke-33 ini digelar di Rumah Tahanan Negara kelas IIB Mamuju, Kamis, (15/8).

“Kami mengapresiasi kegiatan tarian kolosal seluruh Indonesia yang berlangsung di lapas rutan II Kabupaten Mamuju ini, kegiatan ini merupakan kegiatan nasional yang akan memecahkan rekor MURI , dan pusat kegiatan berlangsung di Lapas Tangerang,” kata Enny Anggraeni Anwar.

Enny Anggraeni Anwar apresiasi kepada Kakanwil Hukum dan HAM Sulbar yang senantiasa memberikan pembinaan kepada warga binaan rutan Mamuju, sehingga mereka tidak merasa di anak tirikan dan diperlakukan layaknya masyarakat biasa.

“Para warga binaan dapat berekspresi, berkreasi dan berkarya sehingga mampu memperlihatkan diri bahwa mereka bisa bekerja dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang  memupuk rasa persatuan dan kesatuan dan juga menjadi pembinaan kepribadian untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan rasa cinta kepada tanah air dalam memyambut kemerdekaan Republik Indonesia ke 74.

“Saya melihat warga binaan kita di lapas semuanya dengan penuh semangat mereka memperlihatkan bahwa mereka manusia biasa dan sama seperti kita dan saya paham bahwa mereka sebenarnya tidak ingin berada disini,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Divisum Serikatan Sulbar, Anwar melaporkan, sebanyak 450 orang dari berbagai kasus yang telah memenuhi persyaratan untuk dilakukan pemberian remisi kepada warga binaan termasuk kasus tipikor berjumlah lima orang.

Adapun pemenuhan salah satu syarat pemberian remisi dengan melihat kelakuan baik dan sudah memenuhi persyaratan bagi warga binaan serta bebera papertimbangan  lainnya.

“Pihak kami sementara menunggu persetujuan dari pusat, dimana kami sudah mengusulkan 450 yang tergabung dari beberapa kasus untuk pemberian remisi,” sebutnya.

Terdapat dua Kabupaten yang aktif melakukan pengusulan yaitu lapas Polewali Mandar dan Rutan Mamuju. Selain itu, Adapun jenis pidana yang mendominasi ialah kasus narkoba dan pelecehan anak  yang saat ini masih  seimbang sedangkan kasus umum masih rendah

“Indikator pemberian remisi bagi para nara pidana memang sudah manjadi hak bagi para warga binaan untuk mendapatkan pengurangan hukuman dari pemerintah,” tandasnya.

Sumber : Humas Pemprov Sulbar

Edit : Zulkifli

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tari Kolosal Warga Binaan, Target Pecahkan Rekor Muri"