oleh

Cegah Stunting dan Gizi Buruk, SDK dan Sutinah Kampanyekan GEMARIKAN

banner 728x90

Mateng, Katinting.com – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat, dr. H. Suhardi Duka melakukan reses sekaligus menghadiri kegiatan Perluasan Safari Gemarikan dalam rangka percepatan penurunan stunting dan gizi buruk.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Batupannu, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju dihadiri juga Bupati Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi dan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Hj. St. Suraidah Suhardi.

Kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini dihadiri ratusan warga berlangsung mengusung tegline Ayo Makan Ikan “Makan Ikan, Sehat, Kuat dan Cerdas”.

Suhardi Duka kepada sejumlah warga yang hadir menyampaikan bahwa stunting adalah kondisi masalah tumbuh kembang akibat kekurangan gizi, utamanya di seribu hari pertama kehidupan anak sejak dalam kandungan.

“Ini jangan dibiarkan, sebab kondisi ini berefek jangka panjang hingga anak dewasa dan lanjut usia. Supaya masa depan bagus, anak-anak kita diberikan gizi pada usia emas pertumbuhannya,” kata Suhardi Duka.

Ia juga menyampaikan pada ikan banyak mengandung protein, utamanya omega 3 dan 6 yang baik untuk ibu hamil dan janin. “Ayo makan rajin ikan, khususnya kepada anak-anak kita, biar tumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat dan cerdas”.

Sinergis dengan bupati saya akan  selalu memberikan dukungan, imbuh SDK sapaan familiar Suhardi Duka.

Foto bersama Suhardi Duka, Suraidan dan Sutinah usai membagikan bibit pohon durian di Desa Batupannu. (dok. Anhar)

Sementara itu, Hj. Ashfiani Tashan dari DKP Sulbar menyampaikan dalam laporannya, hingga saat ini pola konsumsi masyarkat terhadap sumber daya hewani secara umum masih sangat rendah dibandingkan dengan pangan nabati, sehingga menyebabkan banyak kasus gizi buruk dan stunting.

“Salah satu mengatasi masalah tersebut dengan dengan menggalakkan makan ikan melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang melibatkan semua elemen bangsa,” ucapnya.

Lanjut dijelaskan, berdasarkan laporan Riset Studi Gizi Indonesia terjadi penurunan angka prevalensi Stunting di Sulawesi Barat sebesar 6,5 persen, penurunan ini terjadi di Mamuju yaitu 43,6 persen di tahun 2019 menjadi 30,3 persen pada tahun 2021 atau menurun 13 persen. Dan Mamuju merupakan kabupaten dengan tingkat penurunan prevalensi  tertinggi di Provinsi Sulawesi Barat.

Menurutnya, penurunan tersebut karena peningkatan angka konsumsi ikan (AKI) di Sulbar meningkat setiap tahunnya sejak 2019 yaitu 60,45 Kg per-kapita per-tahun menjadi 64,64 Kg per-kapita per- tahun di tahun 2021.

Ditempat yang sama Sutinah menyampaikan, meski ada penurunan tapi angka stunting di Kabupaten Mamuju masih cukup tinggi sehingga sehingga pemenuhan gizi sangat penting untuk menekan angka tersebut.

“Intervensi penurunan angka stunting tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, perlu dukungan semua masyarakat,” ucapnya.

Sambung kata Sutinah, Sekarang tidak ada alasan lagi, karena ada BPJS gratis, jika ada ibu hamil harus periksakan diri, karena itu gratis. “Ini sebagai janji kampanye saya sejak tahun lalu sudah dilaksanakan dan tahun ini sampai 60 miliar kita gelontorkan untuk masyarakat Mamuju”.

Ia menegaskan, tolong dilaporkan jika ada masyarakat yang gizi buruk, stunting atau ibu berisiko, nanti kita intervensi, saya tidak mau ada masyarakat saya yang gizi buruk.

“Kasus gizi buruk yang beberapa waktu lalu terjadi di Salletto jangan terjadi disini, saya juga menyanyangkan karena pemerintah desa yang tidak proaktif. Untung segera direspon melalui laporan warga,” ucapnya.

Saya berharap kolaborasi yang baik sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi. Kuncinya.

Sutinah saat membagikan secara simbolis paket kepada warga. (dok. Anhar)

Dari KKP, Direktur Pemasaran Dirjen PDSPKP, Erwin Dwiyana sangat mengapresiasi atas kehadiran pemangku kepentingan daerah. “Kenapa kami apresiasi karena ini wujud sinergitas hadir bupati, DPRD dan instansi terkait”.

Lanjut, Kenapa butuh sinergi, karena masalah stunting tidak bisa di tangani sendiri. Ia berharap angka stunting di Mamuju terus bisa turun sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Pada kesempatan ini juga diadakan membagikan paket sembako dan bibit durian musang king kepada warga yang hadir.

(Adv/Anhar)

Bagikan

Komentar