Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

DPM-PTSP Dorong Profesionalisme Pelayanan Lewat Penguatan Peran Arsiparis

Staff DPM-PTSP Bontang masuk 10 Terbaik Lomba Arsiparis Teladan. (Istimewa)

Katinting.com, Bontang – Kepala DPM-PTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih salah satu pegawainya, Hana, yang berhasil masuk 10 Terbaik Lomba Arsiparis Teladan. Menurutnya, pencapaian ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa SDM DPM-PTSP terus berkembang dalam profesionalisme.

Arsiparis dinilai memegang peranan penting dalam memastikan pelayanan publik berjalan akurat, cepat, dan akuntabel.

Ia menjelaskan, di era digital dan keterbukaan informasi, kearsipan menjadi fondasi bagi proses administrasi perizinan maupun permodalan. Data yang tertib dan terdokumentasi dengan baik memungkinkan DPM-PTSP memberikan pelayanan yang transparan serta menghindari potensi kesalahan dalam verifikasi berkas.

“Arsip itu bukan sekadar penyimpanan, tapi jantung dari ketertiban administrasi,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Ia menegaskan bahwa semakin meningkatnya kebutuhan layanan perizinan di Kota Bontang menuntut pegawai bekerja lebih teliti dan sistematis. Arsiparis berperan memastikan seluruh izin, dokumen penanaman modal, hingga laporan operasional terekam dengan baik. Hal ini sangat mendukung peningkatan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan pemerintah.

Penghargaan yang diraih Hana menjadi bukti bahwa DPM-PTSP memiliki sumber daya manusia berkualitas yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional. Ketelitiannya dalam menata arsip dinilai turut memperkuat sistem layanan terpadu yang sedang dikembangkan. Prestasi tersebut juga menjadi inspirasi bagi pegawai lain untuk meningkatkan kompetensi.

Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang lebih profesional. Ia ingin kearsipan tidak hanya dipandang sebagai pekerjaan administratif, tetapi sebagai bagian strategis yang menentukan kualitas keputusan dan kelancaran layanan. Dengan arsip yang rapi, proses pelayanan dapat dipangkas jauh lebih cepat.

DPM-PTSP juga berencana memperluas pengembangan kapasitas SDM melalui pelatihan kearsipan digital dan tata kelola dokumen modern. Tujuannya agar seluruh proses perizinan dan permodalan semakin efisien, terstruktur, dan mudah diakses oleh masyarakat. Langkah ini juga diharapkan mengurangi risiko kehilangan dokumen atau keterlambatan penanganan layanan.

Di akhir pernyataannya, Aspiannur kembali mengucapkan selamat kepada Hana dan menyampaikan bahwa prestasi tersebut adalah cerminan komitmen DPM-PTSP dalam menghadirkan pelayanan prima. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pegawai agar Bontang dapat menjadi kota dengan sistem layanan perizinan yang tertib, terbuka, dan dapat dipercaya masyarakat. (Re)

Share: