Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemkab Kutim Perkuat Strategi Lapangan Tekan HIV/AIDS  

 

Katinting.com, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat langkah pencegahan HIV/AIDS melalui pendekatan langsung ke masyarakat. Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menegaskan bahwa meski jumlah kasus di daerahnya termasuk yang terendah di Kalimantan Timur, upaya penanganan tidak boleh kendor.

“Di Kutim tidak terlalu banyak, hanya belasan kasus saja. Kita termasuk yang terendah,” kata Mahyunadi belum lama ini.

Mahyunadi menjelaskan, sebagian besar kasus yang terdeteksi merupakan hasil penjangkauan aktif dari petugas lapangan. Ia menuturkan, pemerintah daerah melakukan pembimbingan hingga penyamaran di lapangan untuk menjangkau komunitas yang tertutup.

“Penyebarannya lebih banyak dari hubungan personal, bukan dari aktivitas komersial. Karena itu kami perlu pendekatan langsung. Kami bahkan punya tim yang menyusup ke lapangan,” ujarnya.

Dari hasil pendataan, sekitar 90 persen kasus telah terinventarisasi dengan baik. Namun, Mahyunadi tak menampik masih ada potensi penularan di balik aktivitas terselubung seperti tempat hiburan malam yang disalah gunakan.

“Dulu, saat Pak Isran masih menjabat, lokalisasi sudah dibubarkan. Tapi sekarang muncul lagi dengan bentuk baru. Kalau memang terbukti, akan kami tindak dan bubarkan,” tegasnya.

Mahyunadi juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mencegah penularan, terutama dari kelompok berisiko tinggi dan pendatang baru. Ia menyebut, peningkatan jumlah kasus yang tercatat bukan disebabkan lonjakan penularan, melainkan hasil dari pendataan yang semakin aktif.

“Kenaikannya bukan karena penularan, tapi karena kerja kita yang lebih maksimal dalam menjangkau dan menginventarisasi kasus, termasuk dari pendatang baru,” jelasnya.

Ia pun menyerukan agar masyarakat turut berperan dalam melaporkan aktivitas yang berpotensi menjadi sumber penularan.

“Kalau ada, laporkan ke saya. Akan kita bubarkan bagaimana pun caranya,” pungkasnya.(Adv)

Share: