Bojonegoro, Katinting.com – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Fisioterapi Dunia yang jatuh setiap bulan September.
Kegiatan digelar pada Sabtu (20/09) di Pendopo Malowopati, dengan tema “Mewujudkan Masyarakat Lansia Sehat dan Mandiri.” Acara meliputi seminar kesehatan dan layanan fisioterapi gratis untuk masyarakat.
Peserta mendapat pemeriksaan fungsi gerak tubuh, deteksi dini gangguan gerak, edukasi pola hidup aktif, serta terapi langsung untuk keluhan seperti nyeri lutut, nyeri punggung, pegal linu, dan kelemahan otot.
Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, menyatakan apresiasi tinggi kepada para fisioterapis yang membantu meningkatkan kualitas hidup warga. Ia menegaskan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya bagi lansia.
“Keluhan orang tua itu sudah bukan asumsi lagi, misalnya seperti boyok’en (sakit pinggang). Kesehatan merupakan investasi terbesar saat ini. Seberapa banyak harta atau jabatan yang kita miliki tidak ada artinya ketika tubuh sakit,” tegas Setyo Wahono.
Baca juga ; Sidang Etik KPU Mateng, IMM Sulbar: Ini Soal Keadilan Institusional, Bukan Individu
Acara dihadiri lebih dari 170 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk perwakilan Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan komunitas senam lansia Senam Tera Indonesia.
Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bojonegoro, Dr. Hj. Sri Budi Cantika Yuli Wahono, mengungkapkan manfaat layanan fisioterapi gratis yang ia rasakan.
“Aktivitas saya cukup padat, kadang pergelangan dan telapak kaki kiri terasa nyeri. Alhamdulillah, dengan layanan ini saya mendapat penanganan langsung,” ujarnya.
Program Studi Fisioterapi UMM berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga fungsi gerak sejak dini agar lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen melanjutkan program kesehatan berbasis masyarakat secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan warganya. (*/Fhatur Anjasmara)






