Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Protes Pembahasan KUA-PPAS 2026, Anggota DPRD Pasangkayu Walk Out dari Sidang Paripurna

Dasri saat walkout dari Sidang Paripurna DPRD Pasangkayu. (*)

Pasangkayu, Katinting.com – Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muh. Dasri dari Partai NasDem, memilih walk-out dari rapat paripurna DPRD Kabupaten Pasangkayu yang digelar di gedung paripurna, Jalan Ir. Soekarno, Senin (8/9).

Rapat paripurna tersebut beragenda penyerahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, serta Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Pasangkayu tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Hadir dalam rapat itu Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, Wakil Ketua DPRD Putu Purjaya, sejumlah anggota DPRD Pasangkayu, Kapten Inf. Ismail dari Kodim 1427/Pasangkayu, serta unsur Forkopimda.

Sebelum keluar sidang, Dasri sempat mengajukan interupsi kepada pimpinan sidang. Ia menyatakan keberatan terhadap pelaksanaan paripurna tersebut.

“Secara pribadi saya tidak setuju dengan penempatan paripurna hari ini. Kalau bisa, pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 ditunda dulu,” tegas Dasri.

Menurutnya, pedoman makro penyusunan APBD harus berlandaskan pada RPJMD tahun berjalan. Sementara saat ini, RPJMD 2021–2026 masih berlaku, sehingga pembahasan KUA-PPAS 2026 dinilainya tidak tepat.

Selain itu, Dasri menyoroti pagu anggaran KUA-PPAS 2026 yang nilainya sama dengan tahun 2025, yakni Rp936 miliar.

“Seharusnya kegiatan ini ditunda dulu sambil menunggu hasil evaluasi dari provinsi. Saya tidak sependapat karena ini mal administrasi. Penyusunan KUA-PPAS harus berdasarkan postur RPJMD 2025–2030,” ungkapnya.

Usai menyampaikan sikapnya, Dasri kemudian memilih meninggalkan ruang paripurna sebagai bentuk protes.(*/Udi)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat