Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

BRIN Dorong Pemanfaatan Nira Sawit Jadi Bioetanol, Pasangkayu Disebut Punya Potensi Besar

Pasangkayu, Katinting.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong lahirnya inovasi energi terbarukan melalui pengolahan nira sawit menjadi bioetanol. Upaya ini dinilai mampu memberi nilai tambah bagi daerah penghasil sawit, termasuk Kabupaten Pasangkayu, yang memiliki potensi besar di sektor perkebunan.

Sosialisasi pemanfaatan bioetanol dari nira sawit digelar di Hotel Mutiara Pasangkayu, Minggu (31/8/2025), dihadiri Wakil Ketua DPRD Pasangkayu H. Hariman Ibrahim, anggota DPRD Robin Chandra Hidayat dan Muh. Dasri, serta tamu undangan lainnya.

Anggota DPRD Pasangkayu, Muh. Dasri, menyampaikan apresiasi atas langkah BRIN yang menghadirkan riset bermanfaat langsung untuk masyarakat. Ia menyebut, pengolahan nira sawit menjadi bioetanol bisa menjadi pintu masuk menuju kemandirian energi di Pasangkayu.

“Pasangkayu punya potensi energi terbarukan yang besar. Melalui nira sawit, kita bisa menghasilkan bioetanol yang ramah lingkungan. Ini bisa mendatangkan investor baru dan tentu berdampak pada ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Tak lupa, ia menyampaikan terima kasih kepada anggota DPR RI Komisi XI, Ratih Megasari Singkarru, yang turut memberi dukungan terhadap pengembangan energi terbarukan di Pasangkayu.

Dalam pemaparannya, narasumber Sudiyarmanto menjelaskan bahwa bioetanol (C₂H₅OH) bisa dihasilkan dari nira sawit melalui proses fermentasi dan distilasi. Hasilnya dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang mampu mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

“Selain sebagai bahan bakar, bioetanol juga bisa diintegrasikan dengan energi lain. Sawit tidak hanya menghasilkan CPO, tetapi juga bahan bakar ramah lingkungan yang bisa diproduksi massal,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, BRIN berharap riset yang dilakukan tidak berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat dan pelaku usaha di daerah. Dengan inovasi ini, Pasangkayu berpeluang menjadi salah satu daerah penghasil energi terbarukan di Indonesia Timur. (*)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat