Katinting.com, Bontang – Lima transformasi super prioritas jadi fokus Anggota Komisi I DPRD Kota Bontang, Adrof Dita, dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2025.
Transformasi ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi “Bontang Sentosa 2045” untuk menjadikan kota ini sebagai pusat industri berkelanjutan yang maju dan sejahtera.
Dirinya menjelaskan, lima transformasi prioritas yang direncanakan meliputi hilirisasi industri, pengembangan kawasan wisata, pembangunan techno park, penanganan banjir, dan eksplorasi sumber air baku.
Transformasi ini dirancang melalui empat tahap implementasi, yang bertujuan untuk mencegah beban berat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang, baik saat ini maupun dalam dua dekade ke depan.
“Hilirisasi industri dan pengembangan kawasan wisata merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan dapat meningkatkan PAD,” tuturnya, Senin (12/8/2024).
Dengan adanya techno park, diharapkan perguruan tinggi dapat bekerja sama dengan perusahaan dan lembaga lain dalam melakukan penelitian dan pengembangan, berbagi pengetahuan, serta menghasilkan solusi inovatif untuk tantangan industri.
Selain itu, penanganan banjir yang efektif akan berkontribusi pada keamanan dan kenyamanan warga Bontang, sementara penyediaan sumber air baku menjadi salah satu prioritas untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
“Dengan fokus pada lima transformasi ini, Bontang akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan dan semakin mendekati visi “Bontang Sentosa 2045″ yang diharapkan,” sebutnya.
Dengan demikian, Adrof Dita berharap bahwa rencana ini dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan dan kesejahteraan Kota Bontang.






